Suara Sumatera - Isu perombakan atau reshuffle kabinet untuk 'tendang' Menteri dari Partai Nasdem makin gencar disuarakan elite PDIP. Gempuran terhadap pasukan Nasdem gencar sejak Anies Baswedan resmi dideklarasikan menjadi Capres 2024.
Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyerukan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mengevaluasi kinerja anak buah Surya Paloh yang kini di kabinet.
Politisi NasDem Effendy Choirie alias Gus Choi menegaskan bahwa tudingan PDPI tentang kinerja menteri Nasdem tidak berdasar. “Ini (Menteri NasDem) termasuk menteri yang sukses,” ujarnya dalam acara Dua Sisi TV One dikutip dari kanal Youtube TvOneNews, Jumat (6/1/2023).
Diketahui, Menteri yang dimaksud adalah Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian) dan Situ Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan).
Bagi Gus Choi, tudingan Djarot PDIP hanyalah klaim pribadi yang tak berdasar. Ia bahakan berani menyebut justru menteri dari NasDem berprestasi.
“Kalau yang disampaikan Pak Djarot mungkin datanya sendiri, mungkin kepentingannya sendiri. Faktanya kemarin dia punya pengharagaan berkali-kali Kementerian Pertanian ini, kemudian masa pandemi dia kementerian yang nyumbang begitu besar untuk masa-masa sulit bangsa ini,” jelas Gus Choi.
Anak buah Surya Paloh tersebut menegaskan hal tersebut harus diketahui publik agar anggapan yang berdasar pada klaim yang penuh kepentingan.
“Sisi ini publik juga harus tahu, jangan hanya mengandalkan satu prespektif karena prespektifnya sungguh berbau kejengkelan, hasut, kedengkian,” tegasnya.
Sementara itu Politisi PDIP Andreas Hugo Pareira yang juga ada dalam satu acara tersebut mengungkapkan isu reshuffle ini bukan PDIP sendiri yang mengeluarkan pertama kali. Ia mengklaim Jokowi sudah jauh-jauh hari menyinggung soal mengocok ulang posisi menteri.
Baca Juga: Ingin Main Aman, Jokowi Bakal Depak Menteri NasDem Jika Anies Baswedan Jadi Capres 2024
“Sebenarnya yang memulai rencana atau pembicaraan soal reshuffle kan pak presiden sendiri, dan bahkan itu sejak desember kemarin ketika beberapa kali ditanya wartawan memang presiden menyampaikan memang ada rencana untuk reshuffle,” ujarnya.
Andreas pun menegaskan bahwa Reshuffle adalah hak prerogatif seorang presiden yang tentu tahu bagaimana kinerja para “pembantunya”.
Atas dasar itu, Andrean menyebut bahwa apa yang disuarakan oleh PDIP salah satunya lewat Djarot hanya meneruskan kembali pembicaraan yang Jokowi sendiri mulai.
“Oleh karena itu apa yang disampaikan oleh Pak Djarot ini sebenarnya ya melanjutkan apa yang disampaikan presiden,” jelasnya.
“Secara politik dan kinerja ya karena Pak Djarot ini di Komisi IV, yang disampaikan Pak Djarot evaluasi apa yang terjadi dalam interaksi beliau yang komisi IV dengan mitranya yang kebetulan Menteri Pertanian dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” jelasnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Jokowi Harus Hati-Hati Jika Depak Menteri NasDem, Partai Besutan Surya Paloh Bisa Lakukan Ini
-
Lengkap! Panda Nababan Bongkar Luhut Binsar Panjaitan Ditolak Megawati, JK Dan Berkonflik Dengan Surya Paloh
-
Jokowi Tak Bakal Berani Depak Menteri NasDem Karena Surya Paloh Punya Kekuatan Ini
-
Anies Baswedan Biang Kerok Hancurnya Kemesraan Jokowi dan Surya Paloh hingga Politik Bergejolak, Projo: Semua Gegara Deklarasi Capres NasDem!
-
Kisruh Jokowi Vs Surya Paloh Lebih Sengit Dibanding Megawati Vs SBY: Bakal Panjang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL