Suara Sumatera - Pihak Ferry Irawan kembali menanggapi pernyataan-pernyataan Hotman Paris sebagai kuasa hukum Venna Melinda.
Salah satu yang ditangapi pengacara Ferry Irawan, Jeffry Simatupang, adalah pernyataan Hotman Paris tentang penganiayaan berat.
Jeffry Simatupang meminta Hotman Paris untuk tidak mendahului proses hukum dalam melontarkan pernyataan terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan Ferry Irawan dan Venna Melinda.
"Saya juga sedikit mengomentari pernyataan pengacara pihak sana (Hotman Paris). Penganiayaan berat atau ringan itu ranah pengadilan. Janganlah mendahului hukum seolah-olah itu sudah terbukti," ujarnya dikutip dari Suara.com.
Hal lain yang dikomentari adalah pernyataan pihak Venna Melinda mengenai hasil visum Venna Melinda. Sebelumnya beredar kabar Venna Melinda mengalami patah hidung akibat KDRT.
Padahal menurut Jeffry Simatupang, hasil visum Venna Melinda dikonfirmasi tak ada patah tulang hidung.
"Kami tidak pernah mempermasalahkan darah yang keluar, yang kami pertanyakan apa benar tulang hidungnya patah," ujar kuasa hukum Ferry Irawan, Jeffry Simatupang dalam tayangan Rumpi, Rabu (1/2/2023).
"Namun sudah terkonfirmasi tulang hidung nggak patah tapi keluar darah. Nah nanti kita buktikan apakah itu berdarah karena pak Ferry atau bukan," sambungnya lagi.
Jeffry juga menyinggung soal patah tulang rusuk yang disebut-sebut dialami Venna Melinda. Hal itu menurutnya hanya pernyataan sepihak yang belum terbukti kebenarannya.
Baca Juga: Cara Cek Hasil Seleksi PPPK Guru 2022, Diumumkan Hari Ini di sscasn.bkn.go.iddan Situs Kemendikbud
"Kalau kita menyaksikan itu kan saat di Polda Jatim ibu Ve ada yang menggandeng, mempapah, tapi kan pasca kejadian ibu Ve bisa berjalan dengan baik," lanjutnya.
Menurutnya, tak pantas pihak Venna Melinda yang diwakili pengacara kondang gembar-gembor hal yang belum pasti. Sebab, semua keputusan berada di tangan majelis hakim saat persidangan nantinya.
"Itu kan nanti ranahnya di pengadilan benar atau tidaknya. Kami akan buktikan apa benar yang dituduhkan ke pak Ferry, makanya jangan menggemborkan hal yang belum terkonfirmasi kebenarannya," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Bela Teddy Minahasa, Hotman Paris Pertanyakan Kenapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi
-
Meriam Bellina Betah Menjanda 22 Tahun, Malas Didekati Brondong: Capek Saya
-
Ferry Irawan Mengeluh Sakit Lambung Selama di Penjara
-
Draf Gugatan Cerai Venna Melinda Rampung, Hotman Paris Sindir Ferry Irawan: Ada Hartanya Nggak?
-
Venna Melinda Segera Gugat Cerai Ferry Irawan, Bagaimana Nasib Harta Gono-gini?
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Ketahuan Simpan Vape Narkoba Dalam Tumpukan Roti, ASN Pemprov Sumut Ditangkap
-
Kata-kata Pemerintah Indonesia Tahu Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa Israel
-
Tak Bisa Dihubungi Selama 3 Minggu, Rahmat Khawatir Nasib Istrinya yang Masih Jadi ART Erin Taulany
-
Ajaklah Tuhan ke Tanah Jawa: Antara Fakta Sejarah dan Hubungan Spiritual
-
Traveling for Healthy dan Pentingnya Jeda dari Rutinitas Hidup
-
Apa itu Kapal Flotilla? WNI Penumpang Kapal Ditangkap Israel
-
Ini Alasan Hulu Migas Dikecualikan dari Skema Ekspor DSI
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Belanja Atas Nama Healing: Self-Reward yang Diam-diam Menguras Finansial