/
Rabu, 21 Juni 2023 | 00:42 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution. (dok Pemkot Medan)

Suara Sumatera - Aksi begal yang melukai korbannya hingga merenggut jiwa semakin marak di Kota Medan belakangan ini. Kejahatan jalanan ini berkaitan dengan meningkatnya penyalahgunaan narkoba. 

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengakui aksi pembegalan sering terjadi di Medan. Pihaknya sudah sering berkoordinasi dengan kepolisian soal geng motor dan begal ini.

"Ini kasus atau kejadian yang bukan baru sekali ini terjadi di Kota Medan. Kita sudah sering sampaikan, kita sudah sering koordinasi dengan pihak kepolisian, khususnya Polrestabes dan Polres Belawan, ini tentang tingkat kekerasan di Kota Medan mulai dari geng motor, begal, dan segala macam," kata Bobby dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, dikutip Rabu (21/6/2023).

Bobby mengatakan sudah banyak upaya yang dilakukan untuk meminimalisir aksi kejahatan jalanan ini. Dirinya juga sudah meminta agar pihak kepolisian untuk menindak tegas para pelaku.

"Sudah banyak tentunya upaya-upaya yang kita lakukan, namun untuk penindakan ini memang selalu kita sampaikan untuk pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Medan dan Polres Belawan tindak tegas aja lah para pelaku," ujarnya.

Menurut Bobby, sudah diketahui nama kelompok atau basis-basisnya para begal, sehingga tinggal menunggu tindakan tegas kepolisian.

"Yang saya rasa sudah sama-sama kita ketahui lah apa kelompoknya ataupun basis-basisnya di mana sudah diketahui, tinggal tindakan tegasnya saja. Ini yang selalu kita suarakan ke kepolisian," kata Bobby. 

Sebelumnya diketahui, seorang pria bernama Insanul Anshori Hasibuan, tewas diduga setelah dibegal. Korban merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Peristiwa terjadi di Jalan Mustafa, Medan, Rabu (14/6/2023) dini hari. Korban mengalami luka di sekujur tubuhnya diduga akibat tusukan senjata tajam. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun demikian, nyawa korban tidak terselamatkan.

Baca Juga: Jokowi Akui Bahas Politik Saat Makan Siang Bersama Prabowo

"Kejadiannya pagi tadi sekitar pukul 03.00 WIB," kata Wandi, pekerja depot air minum isi ulang. 

Dirinya mengetahui aksi begal itu setelah warga lainnya dikejutkan saat melihat korban yang berlumuran darah. 

"Kebetulan saya tidur di sini (depot air minum), paginya warga udah kaget ada korban begal," ungkapnya. 

Dirinya menjelaskan awalnya korban dan temannya keluar dari kos untuk mencari makan. Mereka pergi menaiki sepeda motor. 

"Korban keluar mencari makanan," ungkapnya. 

Saat sampai di lokasi kejadian, motor korban dipepet pelaku dan dengan beringas melukai korban. Warga sempat melarikan korban ke rumah sakit. 

Load More