Suara Sumatera - Sosok Asnawi Mangkualam, yang baru-baru ini menjadi sorotan karena dikabarkan berpacaran dengan Fujianti Utami, selalu menarik perhatian publik.
Meskipun bukan seorang publik figur seperti Fuji, Asnawi membanggakan jika ia punya keluarga dengan latar belakang sekolah sepak bola terkenal.
Ayahnya, Bahar Muharram, ialah sosok legendaris di PSM Makassar yang mendirikan Sekolah Sepak Bola (SBB) Hasanuddin melahirkan banyak atlet muda berbakat.
Asnawi membagikan pengalaman pribadinya sebagai alumni SBB Hasanuddin di Makassar.
Ia mulai bermain sepak bola sejak berusia 10 tahun dan serius latihan di sekolah sepak bola ayahnya. Di SBB Hasanuddin, Asnawi berlatih bersama pemain-pemain berbakat seperti Nur Hidayat, Muhammad Arfan, dan Hilman Syah.
Nama-nama pemain hebat yang disebut Asnawi membuat para host podcast terkesan. Mereka mengakui jika pemain-pemain dari SBB Hasanuddin memiliki keterampilan yang luar biasa dan patut dihargai.
Asnawi dengan bangga memuji sekolah sepak bola ayahnya. Ini adalah momen lucu di mana Asnawi menyombongkan prestasi SBB Hasanuddin dengan berkata, "Oh, iya dong."
Ucapan Asnawi ini membuat suasana jadi lebih ceria, dan komika Mamat Alkatiri tertawa terbahak-bahak. Tampaknya Asnawi tidak ragu untuk mempromosikan sekolah sepak bola milik ayahnya.
Asnawi juga mengungkapkan jika ayahnya adalah sosok yang keras dalam mendidik anak-anaknya.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Gol David da Silva dan Ezra Walian Menangkan Persib atas Persikabo di GBLA
"Pas pulang ke rumah, dia sudah berdiri di depan pintu sebelum aku pulang. Jadi kalau jelek saat latihan, sebelum pulang ke rumah (di-chat) 'kenapa tadi latihan seperti itu?'. Jadi kalau aku merasa bermain buruk, aku tidak ingin pulang, dan lebih memilih menginap di mess, takut akan marahnya," ungkap Asnawi.
Kisah Asnawi Mangkualam mencerminkan dedikasi keluarganya terhadap sepak bola dan bagaimana mereka telah memberikan dukungan serta dorongan guna mencapai kesuksesan di dunia olahraga.
Berita Terkait
-
Seperti Dengan Thariq Halilintar, Asmara Fuji Dan Asnawi Bakal Tidak Langgeng
-
Ngarepnya Mayang Minta Duet Dengan Fuji Bikin Lagu Baru, Doddy Sudrajat Dicibir
-
Alasan Asnawi Mangkualam Ogah Ikuti Jejak Sang Ayah Jadi Pelatih Usai Gantung Sepatu
-
Terungkap Sudah! Rekan Setim Ungkap Fakta Hubungan Asmawi Mangkualam dan Fuji
-
Hubungan Membaik, Doddy Sudrajat Dukung Kolaborasi Fuji dan Mayang: Mau Nebeng?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Frustasi! Vinicius Jr Buka Suara Usai Kegagalan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Kolombia dan Para Seniman Lapangan Hijau
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung