Suara Sumatera - Nama Kepala Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, Irjen Krishna Murti, ramai dibicarakan di media sosial. Hal itu terjadi lantaran viralnya film dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso," dari Netflix.
Film dokumenter itu membahas Jessica Wongso dan kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada 2016 silam. Atas peristiwa itu, Jessica Wongso divonis hukuman 20 tahun penjara karena dinilai terbukti bersalah membunuh dengan racun sianida yang dituangkan ke dalam kopi.
Kasus sianda itu dibongkar oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya yang saat dijabat Krishna Murti dan anak buahnya Ferdy Sambo, terpidana pembunuhan Brigadir Jhosua yang divonis penjara seumur hidup.
Dalam sidang ke-26 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, 28 September 2016 lalu, Jessica Wongso menyebut dipaksa oleh Krishna Murti yang kini telah berpangkat Jenderal itu, untuk mengaku membunuh Mirna Salihin.
"Saya di datangi pak Krishna dia bilang ‘Saya turun ke tahanan sudah jatuhin harga diri saya’. Pak Krishna juga bilang ‘Saya tanda tangani surat penahanan kamu, bismilah dan berdoa, saya mempertaruhkan jabatan saya demi Allah," kata Jessica dalam persidangan.
Menurut Jessica, Krishna mendesaknya untuk mengakui membunuh Mirna dengan menawarkan kemungkinan hukuman yang diberikan akan lebih ringan.
"Dan dia juga ajak saya ngomong katanya ‘Mendingan kamu ngaku palingan kamu dihukum 7 tahun dan dipotong ini itu jadi sebentar, saya juga tidak akan kasih kamu dihukum seumur hidup atau mati,’ tutur Jessica menirukan perkataan Krishna Murti di hadapan majelis hakim.
Sementara itu, Krishna Murti juga sempat mengirim pesan kepada mendiang Wayan Mirna Salihin. Dia membuat pesan tersebut dalam postingan tentang kasus kematian Mirna Salihin yang direpost oleh akun @made_s88 milik Sandy Salihin, saudara kembar Mirna (10/9/2026).
“#Repost @krishnamurti_91 with @repostapp
Baca Juga: Hanya Ada 1 Cara yang Bisa Bebaskan Jessica Wongso, Ini Pendapat Hotman Paris
"Kami tidak mengenal kamu sebelumnya.. Juga kami tidak mengenal suamimu serta keluargamu hingga teman2mu. Peristiwa kematianmu yang mengharuskan kami hadir untuk membuat terang kegelapan. Untuk menghilangkan rasa kecemasan masyarakat akan kejahatan.. Kami sudah melaksanakan kewajiban kami sebaik2nya, tanpa tendensi apapun, bebas kepentingan apapun. Semua proses penyidikan yang kami lakukan karena kewajiban kami sebagai alat negara penegak hukum.. Rest in peace Mirna.. Semoga tidak ada Mirna2 lain lagi.. Semoga semua segera terang benderang..”
Profil Jenderal Krishna Murti
Irjen Pol Krishna Murti, S.I.K., M.Si, lahir pada 15 Januari 1970 di Ambon, Maluku. Saat ini, ia telah berusian 53 tahun. Pria lulusan Akpol 1991 ini memilik seorang istri bernama Nany Ariany Utama.
Krishna Murti sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung. Pada tahun 2017-2022, Krishna Murti menjabat sebagai Kepala Biro Misi Internasional Divhubinter Polri. Saat ini, Krishna Murti menjabat Kepala Divisi Hubungan Internasional Pori.
Nama Krishna Murti mulai dikenal pada tahun 2016. Saat itu, menangani kasus Bom Sarinah yang tewaskan ratusan orang. Selain itu, ia juga menangani kasus kematian Wayan Mirna pada tahun yang sama.
Dalam menangani kasus kematian Wayan, Krishna bekerjasama dengan Ferdy Sambo untuk mengungkap siapa tersangka dibalik kematian Wayan Mirna. Dalam kasus tersebut, nama Jessica Wongso ditetapkan sebagai tersangka.
Tag
Berita Terkait
-
Krishna Murti yang Viral Lagi Pasca Film Kopi Sianida: Sempat Jadi Idola Kaum Hawa hingga Ditawari Jadi Ketum PSSI
-
Lacak Keberadaan Harun Masiku, Ini Kasus yang Pernah Ditangani Irjen Krishna Murti
-
Misteri Keberadaan Harun Masiku: Tiga Tahun Jadi Buronan KPK, Jejak Terendus di Indonesia
-
Ada Buronan KPK Ubah Kewarganegaraan, Harun Masiku?
-
Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti Ungkap Ada Buronan KPK Ubah Kewarganegaraan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'