SuaraSumedang.Id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mau Indonesia terkucilkan di kancah persebakbolaan dunia.
Karena itu, Indonesia harus bekerja keras untuk bernegoisasi dengan FIFA pasca pencoretan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 menyusulnya batalnya acara drawing di Bali karena ada penolakan sejumlah pihak.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Erick Thohir setelah melaporkan hasil meeting bersama FIFA sekaligus menyampaikan surat Presiden FIFA.
"Bertemu Presiden @jokowi hari ini di Istana Merdeka, dalam rangka melaporkan hasil meeting bersama @fifa dan mengantar surat Presiden FIFA kepada Bapak Presiden," tulis Erick Thohir dalam unggahannya di Instagramnya melalui @erickthohir.
Ia menyebutkan, dalam arahannya, Presiden Jokowi meminta PSSI memimpin langsung transformasi sepakbola Indonesia dan bukan hanya wacana saja.
"Untuk itu saya akan bekerja keras untuk bernegoisasi kembali dengan FIFA," kata Erich Thohir.
Tidak dijelaskan mengapa Presiden sampai sejauh itu memberikan instruksi kepada PSSI.
Namun diduga hal itu terkait dengan kemungkinan sanksi berat dari FIFA akibat penolakan sejumlah pihak kepada penyelenggaraan drawing dan Piala Dunia U20 karena ada Israel.
Sebelumnya, seperti diketahui, FIFA mendadak membatalkan dua agenda penting terkait Piala Dunia U20 di Indonesia.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa untuk Wilayah Balikpapan, Samarinda dan Bontang Jumat 31 Maret 2023
Yang pertama agenda drawing Piala Dunia U20 di Bali, dan kedua pelaksanaan kompetisi Piala Dunia U20 yang akan diselenggarakan di Indonesia.
FIFA membatalkan agenda itu dengan alasan ada tragedi Kanjuruhan.
Namun publik semua tahu, alasan utamanya karena ada penolakan dari beberapa orang termasuk Gubernur Jawa Tengah dan Gubernur Bali Wayan Koster. (*)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Diberi Instruksi oleh Presiden Pasca Indonesia Dicoret FIFA, Jokowi: Segera Buat Peta Biru Transformasi Sepakbola Indonesia
-
Berapa Biaya yang Diberikan Indonesia ke FIFA untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20?
-
Gibran Singgung Host City Agreement Piala Dunia U-20, Mantan Wali Kota Solo Beri Tanggapan Menohok
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Perubahan Nasib Iwan Tuaji dalam 15 Bulan: Dilantik Jadi Wabup, Kini Ditahan
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
FESyar Sumatera 2026 Hadir di Palembang, Ada 122 UMKM Halal dan Tabligh Akbar Habib Syech
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Lebanon Pilih Jalur Diplomasi untuk Akhiri Konflik dengan Israel
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara