SUARA SUMEDANG – Aji Santoso pelatih Persebaya Surabaya ikut komenari penggunaan Video Asisstant referee (VAR).
Menurut Aji Santoso penggunaan VAR alangkah baiknya dipercepat dalam Liga 1, pasalnya ini bisa mengurangi risiko kesalahan wasit dalam pimpin laga.
Meski BRI Liga 1 baru digelar dengan 2 pertandingan namun banyak klub yang merasa dirugikan atas keputusan wasit pengadil lapangan.
Kesalahan keputusan wasit menurut Aji Santoso juga turut dirasakan oleh Persebaya Surabaya kala lawan Barito Putera di GBT.
“VAR tentunya sangat bermanfaat, sepakbola maju seperti Eropa semua menggunakan VAR, di Thailand dan Vietnam juga sudah menggunakan VAR, karena memang salah satu persyaratan untuk mengurangi risiko kesalahan seperti di GBT kemarin,” ujar Aji dikutip dari antaranews.com.
Kemudian ia menyinggung dari sudut pandangnya soal kejadian gelandang serangnya Song Ui-yong yang ditarik bajunya di dalam kotak 16 jika dilihat dari VAR maka itu akan menjadi pelanggaran.
“Sekali Lagi, menurut saya kalau VAR itu memang secepatnya dibutuhkan, memang membutuhkan biaya tinggi tetapi itu memang proses untuk perkembangan sepakbola dan itu sudah semestinya membutuhkan finansial yang tinggi, ujar mantan pelatih timnas.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar