Pihaknya kembali meminta penundaan pemeriksaan terkait kasus narkoba yang sudah menjeratnya.
Dari penuturan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah mengungkapkan bahwa yang bersangkutan (Irjen Teddy Minahasa) sedang dalam keadaan yang kurang sehat.
Hal yang sama juga ditegaskan oleh kuasa hukum Teddy Minahasa, Henry Yosodiningrat yang mengatakan bahwa benar kliennya sedang kurang sehat. Tepatnya Teddy menderita sakit gigi yang menyebabkan kepalanya berdenyut-denyut.
Awalnya Teddy diperiksa kesehatannya oleh dokter di Propam Polri setelah itu dirinya dirujuk ke Rumah Sakit Polri sehingga tidak dapat menjalani pemeriksaan.
Dengan adanya penundaan pemeriksaan ini, pemeriksaan kode etik terhadap Teddy pada hari yang sama juga ditunda.
Teddy diketahui akan melakukan dua pemeriksaan yaitu pemeriksaan di Mabes Polri oleh penyidik dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan pemeriksaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh penyidik dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.
Sebelumnya, lokasi pemeriksaan tersangka direncanakan di Polda Metro Jaya namun kini berubah dan dilakukan pemeriksaan di Mabes Polri.
Pemindahan lokasi pemeriksaan berkaitan dengan penempatan khusus yang sedang dijalani oleh Teddy. Oleh karena itu, penyidik Polda Metro Jaya akan mendatangi Mabes Polri.
Setelah Teddy mengajukan penundaan pemeriksaan ini, hingga saat ini tidak diketahui kapan waktu secara pasti pemeriksaan akan dilakukan kembali.
Baca Juga: Sidang Lanjutan Ferdy Sambo Digelar Hari Ini dengan Agenda Pembacaan Tanggapan Eksepsi Terdakwa
Sebelumnya diketahui bahwa Irjen Teddy Minahasa sempat menolak untuk diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus narkotika yang menyeret namanya.
Teddy sedianya diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya. Namun pemeriksaan terpaksa dihentikan karena Teddy ingin didampingi oleh kuasa hukumnya.
Polda Metro Jaya juga sudah menyediakan kuasa hukum untuk Teddy namun hal ini juga ditolak. Pihaknya malah memilih Henry Yosodiningrat sebagai kuasa hukumnya.
Kasus narkotika yang menetapkan Irjen Teddy Minahasa sebagai tersangka cukup menghebohkan lantaran jenderal yang satu ini baru saja dilantik sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif
-
4 Rekomendasi Smart TV 32 Inch Harga 1 Jutaan, Netflix-an Makin Puas!
-
Game of Thrones Bakal Dijadikan Film , Kisah Aegon I Siap Diangkat ke Layar Lebar
-
26 Kode Redeem FC Mobile 4 Maret 2026: Klaim Tiket Ramadan dan Bocoran Pele 117
-
Aturan Baru Lapangan Padel di Jakarta: Jarak ke Pemukiman Minimal 160 Meter, Lebar Jalan 15 Meter
-
Kasus Penculikan Satu Keluarga di Jombang Buntut Utang Rokok Ilegal, 2 Pelaku Diringkus
-
Menko Polkam Instruksikan Bandara-Stasiun Kerja Optimal Saat Lebaran, Wanti-wanti Hal Ini
-
45 Desain Kartu Ucapan Hampers Lebaran Estetik, Praktis Satset Bisa Diedit Gratis
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali