Bos besar Manchester City Pep Guardiola mengaku senang kembali membaiknya performa dari klub rival sekota Manchester United di Liga Primer Inggris atau English Premier League (EPL).
Pep mengatakan bahwa ia telah meliha performa MU saat mengalahkan Sheriff dan pada saat melawan Chelsea.
“Akhirnya United kembali – saya telah melihatnya pada hari Kamis [kemenangan 3-0 atas Sheriff Tiraspol], dan melawan Chelsea di babak pertama [dari hasil imbang 1-1 akhir pekan lalu]," kata Pelatih berkebangsaan Spanyol itu, Kamis (29/10/2022).
“Saya merasa United akan kembali,” kata Guardiola menambahkan.
Bukannya panik, Pep justru senang melihat kembalinya MU ke performa terbaiknya. Menurutnya, ini akan menjadi tantangan yang sangat menarik.
"Saya bilang saya suka apa yang saya lihat dari United sekarang. Akan ada banyak tim seperti United yang bertarung. Itu sebabnya Anda harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions dan berjuang untuk gelar," ujarnya.
Guardiola juga mengatakan dia melihat Newcastle berada dalam campuran musim ini untuk menantang gelar dan empat besar.
"Newcastle sudah ada di sana," tambah Guardiola, yang tim City-nya mengincar gelar Liga Premier ketiga berturut-turut.
“Saya melihat mereka melawan Tottenham. Para bek tengah berhadapan satu lawan satu melawan Kane dan Son tanpa masalah sama sekali," katanya.
Baca Juga: Gilang Widya Pramana Mundur dari Jabatan Presiden Arema FC Buntut Tragedi Kanjuruhan
Guardiola percaya timnya tidak mendapatkan pujian yang cukup untuk apa yang dianggap sebagai kesuksesan yang mudah.
"Akhir pekan lalu melawan Brighton adalah salah satu contohnya. City menang 3-1 , dengan Erling Haaland mencetak dua gol dalam apa yang tampaknya merupakan kemenangan rutin melawan lawan yang lebih rendah," ujarnya.
“Saya melihat para pemain di ruang ganti setelah Brighton, mereka kelelahan,” kata Guardiola.
"Mereka bahkan tidak bisa mengangkat telepon. Bayangkan betapa lelahnya mereka - mereka bahkan tidak punya tenaga untuk membuka Instagram," tuturnya.
United belum pernah memenangkan Liga Premier sejak 2013 dan trofi terakhir mereka datang pada 2017.
Tetapi mereka tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan sejak kekalahan 6-3 oleh City dan Guardiola mengatakan dia melihat perubahan positif di bawah manajer Erik ten Hag.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
7 Bedak Tabur HD untuk Tampilan Wajah Mulus di Depan Kamera
-
Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan? Perhatikan Adab Ini!
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Drama Final Piala Asia Futsal 2026 dan Penegasan Bahwa Indonesia Ada dalam Peta
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
3 Fakta Menarik Marapthon Season 3: The Last Tale, Sudah Mulai Tayang!
-
Jadwal Libur Sekolah SMA Sederajat Riau Selama Ramadan dan Lebaran 2026