Kartun Doraemon merupakan salah satu serial kartun tontonan anak-anak yang legendaris. Di dalamnya terdapat tokoh-tokoh utama yang masing-masing memiliki karakter yang kuat.
Doraemon, sebuah robot pintar yang menjadi sahabat seorang anak bernama Nobita. Psikolog Anak Roslina Verauli M.Psi, Psi, membuat profil psikologis tokoh dalam serial kartun tersebut yang diunggah melalui instagram pribadinya @verauli.id.
Sebelumnya, telah dibahas tentang profil psikologis tokoh Nobita (lihat artikel Bagian 1). Artikel lanjutan ini akan membahas tentang profil psikologis tiga karakter lain, yakni Suneo, Shizuka dan Giant hasil analisa Verauli.
PROFIL PSIKOLOGIS : SUNEO
Secara umum, dari aspek fisik-motorik, Suneo tergolong aktif dan memiliki kemampuan khas usianya. Ia dapat bermain dan melakukan berbagai aktivitas fisik bersama teman sebaya.
Secara kognitif, ia memiliki kecerdasan yang memadai. Performa akademisnya dikisahkan tergolong cukup baik. Dalam aspek psikososial, diketahui Suneo memiliki kebutuhan yang tinggi untuk dihargai. Sayang, penghayatan dirinya cenderung negatif dengan 'locus of control eksternal'. Ia butuh pengakuan dari luar dan mudah dipengaruhi orang lain.
Tak jarang ia pamer dan berbohong demi terlihat lebih baik dari temannya. Dalam situasi konflik, ia tak mampu membela dirinya sendiri dan cenderung menyalahkan orang lain. Meski demikian, ia masih memiliki relasi pertemanan dengan teman sebaya. Ia juga mampu mengikuti berbagai aturan.
PROFIL PSIKOLOGIS : SHIZUKA
Secara fisik, perkembangan Shizuka khas usianya. Penampilannya rapi. Ia mampu bermain dan beraktivitas fisik-motor dengan baik.
Secara kognitif, ia cerdas. Performa akademisnya pun tergolong baik. Ia diketahui memiliki berbagai minat hobi dan cita-cita.
Dalam aspek psikososial, ia diketahui memiliki respon emosional yang wajar sesuai usianya. Ia mampu mengelola emosi dengan baik, serta memiliki empati. Tak heran bila ia dikenal baik pada teman-temannya.
Baca Juga: Musim Pancaroba, Musim Mudah Terkena Penyakit, Cek Cara Antisipasinya!
Ia juga termotivasi berprestasi dan gigih. Kemampuan sosialisasinya berkembang, mampu menyesuaikam diri, dan mengikuti aturan.
CATATAN DARI VERAULI
Verauli menuliskan catatan di tutupan tulisannya, bahwa profil anak dalam film Doraemon butuh dipahami dalam konteks budaya Jepang yang serba cepat, sangat tepat waktu, bertanggung jawab dan menganut 'guilt culture' yakni merasa bersalah bila tak mampu memenuhi kewajiban dan mengikuti tuntutan lingkungan.
Ada 'pressure to perform', yaitu tekanan untuk melakukan sesuatu. Terkait budaya Asia yang cenderung patuh pada figur otorita (pemegang kekuasaan) dan 'in group' yang tinggi, ada 'pressure tu conform', yakni tekanan untuk menyesuaikan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Latihan Gabungan, Kapal Selam Rusia hingga Korvet Gromky bersandar di Jakarta
-
Siapa Egi Fazri? Viral karena Merasa Mirip Vidi Aldiano
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Rumah Praka Farizal Dipenuhi Karangan Bunga Dukacita
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Okupansi Tembus 154 Persen, KAI Catat 4,9 Juta Penumpang di Lebaran 2026
-
Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya
-
Selat Hormuz Ditutup, Laptop Dibuka: Apakah WFH Solusi Penghematan BBM Nasional?
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!