TANTRUM - Hingga saat ini belum ada organisasi atau perkumpulan skala dunia khusus sektor ekonomi kreatif dalam berbagai elemen.
Itu merupakan bahan pembicaraan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan Penasihat Ekonomi Kreatif di London, John Newbigin.
“Ekonomi kreatif belum ada organisasi secara internasional yang bisa mewadahi berbagai potensi, membangun jaringan, serta mengembangkannya secara maksimal," ujar Ridwan Kamil ditulis Jumat, 27 Mei 2022.
Khusus wadah ekonomi kreatif yang telah berlangsung hanya berbentuk konferensi yang digelar rutin setahun sekali.
Namun yang digelar secara global ucap Ridwan Kamil, jarang sekali yang mewadahi.
"Kita ada rencana berkoalisi tapi bukan koalisi politik. Melainkan berkoalisi untuk membuat ekonomi kreatif agar mempunyai impact yang lebih besar,” kata Ridwan Kamil.
Buah pertemuan itu, rencananya pada Oktober 2022 digelar deklarasi pendirian organisasi koalisi ekonomi kreatif dunia bertempat di Bali .
Harapannya dengan adanya organisasi baru dapat tercipta dampak perekonomian terbarukan dari sektor ekonomi kreatif.
"Kita dapat bekerja sama menciptakan sebuah organisasi baru yang mempunyai dampak lebih global bagi ekonomi kreatif di seluruh pelosok negeri, khususnya di Indonesia dan Inggris," tukas Ridwan Kamil.
Tag
Berita Terkait
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?
-
Purbaya Ancam Pecat Petinggi BUMN Ekspor PT DSI Jika Tak Becus: Saya Anggota Pengawas Danantara!
-
Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Sandy Wash Sebar Kabar Bahagia Bersiap Jadi Ayah
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
Terkini
-
Timnas Iran Segera Kantongi Visa Jelang Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polresta Solo Kini Jadi Tracer TB
-
Cedera, Lionel Messi Berlatih Terpisah jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Kenapa Sulit Berhenti Merokok? Dokter Sebut Gejala Sakau Jadi Musuh Terbesar
-
Siapa Iwan Tuaji? Politikus NasDem yang Kini Jadi Sorotan Karena Diperiksa Kejati Sumsel
-
Tanpa Layar dan Tanpa Langganan, Google Fitbit Air Tantang Dominasi Whoop?
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Chelsea Incar Bek Juventus sebagai Pengganti Marc Cucurella
-
Comeback! Darije Kalezic Selangkah Lagi Kembali Menukangi PSM Makassar
-
Tiga Santri Diduga Disiram BBM dan Dibakar, Satu Tewas