/
Senin, 13 Juni 2022 | 18:39 WIB
suara.com

TANTRUM - Komoditas pangan berangsur-angsur mengalami kenaikan signifikan pada awal Juni ini. Kondisi ini, jika terus dibiarkan akan memberatkan masyarakat.

Tercatat, antara lain, cabai merah keriting dengan rata - rata nasional menjadi Rp 61.217 per kg, cabai rawit merah Rp 78.250 per Kg, dan bawang merah Rp 45.122 per kg. 

Bahkan, untuk komoditas cabai di harga eceran tembus 95 ribu per kg hingga 100 ribuan per kg. Cabai rawit merah yang harganya paling murah saat ini ada di Sulawesi Selatan dengan harga di tingkat petani kisaran Rp 50.000 - 55.000 per kg.

Badan Pangan akan memfasilitasi distribusi logistik untuk suplai pasokan cabai dari petani atau Gapoktan asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ke pasar induk di Jakarta dan sekitarnya, antara lain Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Induk Tanah Tinggi, Pasar Induk Cibitung.

"Kami targetkan sekitar 100 ton cabai atau 5 - 10 ton per hari akan dikirim ke Jakarta, estimasi pengiriman pekan depan sudah bisa kita lakukan," kata Kepala Badan Pangan Nasional / NFA (National Food Agency) Arief Prasetyo Adi di Jakarta, 13 Juni 2022. 

Arief mengatakan, harga cabai rawit merah di tingkat konsumen atau eceran bisa diintervensi menjadi kisaran Rp 60 ribu - Rp 65 ribu per kg, jauh di bawah harga rata-rata Jakarta saat ini yang mencapai Rp 100 ribu - 120 ribu per kg.

Selain cabai, Badan Pangan juga akan memfasilitasi distribusi bawang merah dari petani asal Kabupaten Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan harga beli di tingkat petani kisaran mulai Rp 30ribu - 36 ribu per kg dan dikirim ke Pasar - pasar Induk di Jabodetabek.

"Bawang merah akan dilakukan suplai pasokan ke Jabodetabek sekitar 500 ton atau 40 ton per hari. Bawang merah diharapkan akan stabil di eceran Jakarta kisaran Rp 40 ribu - Rp 45 ribu per kg, yang sebelumnya di kisaran 55 ribu per kg," katanya.

Ia memaparkan, fasilitasi distribusi sebagai upaya stabilisasi harga komoditas cabai dan bawang ini dilaksanakan bersinergi dengan Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian dan Dinas Pangan Provinsi dan Kabupaten.

Lalu, lanjut Arief, para pelaku usaha seperti Gapoktan, Asosiasi Bawang Merah Indonesia, Asosiasi Petani Cabai Indobesia, Pedagang Pasar Induk Kramatjati, serta Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) dan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) juga dilibatkan.

Load More