TANTRUM - Banyak orang mencari tahu apakah Bitcoin dan cryptocurrency lainnya akan mati, tidak laku lagi, tak berguna, dan sentiment negatif lainnya. Setidaknya ini bisa dilihat pada banyaknya orang yang mencari tahu dengan kata kunci “Bitcoin dead" di mesin pencari Google.
Sam Bourgi, editor bisnis di Cointelegraph, yang dikutip Kamis (23/6/2022), menulis artikel pencarian Google dengan kata kunci "Bitcoin dead" mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
Sentimen negatif di komunitas crypto tersebut yang terendah yang pernah ada, yang mengarah ke spekulasi baru bahwa BTC adalah aset yang sekarat.
“Runtuhnya harga Bitcoin (BTC) menghidupkan kembali spekulasi baru tentang kematian cryptocurrency terkemuka, menurut tren pencarian Google,” demikian tulis Sam Bourgi.
Pencarian Google untuk "Bitcoin dead" melonjak pada Jumat, 18 Juni, dan kemungkinan mencapai level tertinggi dalam catatan.
Google Trends melacak minat pada istilah penelusuran dari waktu ke waktu, memberikan skor 1 hingga 100 berdasarkan jumlah total kueri pengguna. Data dianonimkan, dikategorikan berdasarkan topik dan dikumpulkan berdasarkan lokasi.
“Pencarian Google untuk "bitcoin dead" mencapai titik tertinggi sepanjang masa selama akhir pekan,” cuit Alex Krüger (@krugermacro) 20 Juni 2022, yang dikutip Sam.
“Bitcoin dead” mencapai skor 100 untuk periode antara 12–18 Juni berdasarkan data awal yang dicerminkan oleh garis putus-putus. Terakhir kali kueri penelusuran mencetak 100 adalah pada Desember 2017 atau sekitar itu.
Hasil pencarian Google mencerminkan kecemasan puncak untuk pasar cryptocurrency setelah minggu-minggu aksi jual tanpa henti di pasar kripto. Spiral menurun yang dialami Bitcoin, mungkin telah dipicu oleh perubahan besar-besaran dalam kebijakan Federal Reserve, yang telah memberikan tekanan pada aset berisiko.
Ledakan ekosistem Terra dan efek penularannya juga menjadi faktor yang berkontribusi. Kondisi pasar yang buruk juga menimbulkan spekulasi yang kredibel bahwa pemain industri kripto utama, seperti Celsius dan Three Arrows Capital, menghadapi kebangkrutan.
Outlet media arus utama telah menulis ratusan obituari Bitcoin selama bertahun-tahun; pakar mereka telah mendukung keruntuhan pasar yang baru-baru ini terjadi sebagai bukti bahwa BTC bukanlah aset yang layak. Bitcoin seharusnya “mati” 45 kali pada tahun 2021 saja — tahun di mana aset digital mencapai beberapa rekor tertinggi.
Berita Terkait
-
Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar
-
Hadir dengan Gemini Intelligence, Googlebook Siap Gantikan Laptop Pixel?
-
Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek
-
Cara Hapus Akun Google di HP Android dengan Mudah Anti Ribet
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Viral Delapan Siswa SMK 1 Polewali Keroyok Satpam karena Tak Terima Ditegur Merokok
-
Plot Twist! Polisi Ciduk Tersangka Pencuri Laptop di Kalideres, Pelaku Ternyata Tetangga Korban
-
Netflix Resmi Hadirkan Paket Murah dengan Iklan di Indonesia Mulai 2027, Harga Lebih Terjangkau?
-
Sering Catokan? Ini 5 Vitamin Rambut Biar Nggak Kering dan Tetap Sehat!
-
Disidang Usai Viral Main Game dan Merokok di Rapat, Begini Tampang Anggota DPRD Jember Achmad Syahri
-
Mohamad Sobary Tegas Bantah Gus Dur Pernah Puji Prabowo Orang Paling Ikhlas: Tak Ada Kitabnya!
-
Rekam Jejak Bandit yang Menembak Mati Polisi di Lampung: Pernah Kabur dari RS Bhayangkara
-
Live Streaming Semen Padang vs Persebaya: Ambisi Bernardo Tavares Hapus Kutukan
-
Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?
-
Review In the Grey: Perpaduan Strategi Militer dan Tipu Daya yang Brilian!