TANTRUM - Kasus kematian Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat dinilai membingungkan publik. Ustaz Derry Sulaiman pun angkat bicara setelah turut mengikuti perkembangan kasus Brigadir J.
Pendakwah yang dulunya seorang musisi ini menilai perkembangan penyidikan kasus Brigadir J ibarat benang kusut.
"Bismillahirrahmanirrahim. Kasus pembunuhan Brigadir J belum juga terungkap. Bahkan semakin lama seperti benang kusut, susah untuk diurai," kata Ustaz Derry Sulaiman lewat akun TikTok miliknya, @derry_sulaiman dikutip dari suara.com, Sabtu (6/8/2022).
Sang Ustaz lantas menyinggung dugaan pelecehan seksual yang dialami istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Dia memahami jika hal itu benar terjadi, wajar sang jenderal marah besar.
"Saya yakin seluruh orang Indonesia bisa memahami. Saya pun begitu kalau istri saya diganggu, dilecehkan saya siap mati untuk membela kehormatan istri saya," ujar Derry Sulaiman.
Karena itu, Ustaz Derry Sulaiman berharap betul Ferdy Sambo dan sang istri berkata sejujur-jujurnya. Sehingga pertanyaan publik yang hadir bisa terjawab.
"Jadi saya berharap kasus ini tidak terlalu lama dan Jenderal Sambo, Ibu Putri bicaralah apa yang sebenarnya terjadi. Jangan takut dengan hukuman di dunia, dunia sementara saja," katanya.
"Nanti akan ada pengadilan yang sesungguhnya di akhirat. Karena kita orang beragama, kita yakin setelah hidup ini akan ada kehidupan yang abadi selama-lamanya," ujar Derry Sulaiman lagi
Brigadir J meregang nyawa di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022. Menurut keterangan polisi, dia tewas dalam baku tembak dengan Bharada E yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga: Gelora Bung Karno Bakal Digeruduk Ribuan Pecinta Sepeda Ontel pada 14 Agustus 2022
Baku tembak terjadi setelah Brigadir J kepergok melakukan pelecehan seksual terhadap istri sang jenderal. Tapi publik tak percaya begitu saja. Kronologis yang disampaikan pihak kepolisian dinilai banyak kejanggalan.
Sampai akhirnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk pengusutan kasus tersebut. Sejumlah pejabat kepolisian kemudian dinonaktifkan. Terbaru, Kapolri mencopot beberapa perwira tinggi dari jabatannya, termasuk Irjen Ferdy Sambo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan