TANTRUM - Stretch mark adalah guratan yang sering nampak pada kulit bagian tubuh yang banyak mengandung lemak, seperti di payudara, perut atas, lengan atas, paha, dan bokong.
Guratan yang mulanya berwarna merah, merah muda, atau ungu ini lama kelamaan akan berubah menjadi warna putih atau kelabu.
Tidak semua orang mengalami stretch mark. Kondisi ini biasanya dialami orang yang kulitnya mengandung sedikit kolagen, yaitu protein yang membuat kulit lentur.
Kata dr. Meva Nareza di laman Alo Dokter, stretch mark umumnya muncul karena ukuran tubuh bertambah lebih cepat daripada perkembangan dan elastisitas kulit.
Ketika kulit meregang dengan cepat, lapisan tengah kulit (dermis) akan menipis, sehingga lapisan di bawahnya muncul ke permukaan.
Bila demikian, akan muncul garis atau guratan kemerahan, kadang disertai rasa gatal. Lama-kelamaan garis ini akan berubah menjadi warna putih atau kelabu. Kondisi inilah yang disebut stretch mark.
Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami stretch mark:
- Kehamilan
- Peningkatan berat badan yang drastis
Baca Juga: Agar Hidup Penuh Berkah, Amalkan Doa Hari Jumat Berikut Ini
- Masa pubertas
- Warna kulit terang
- Adanya riwayat keluarga dengan stretch mark
- Gangguan kesehatan tertentu, seperti sindrom Marfan atau sindrom Cushing
- Penggunaan obat-obatan kortikosteroid, seperti hidrokortison atau fluocinolone, yang tidak tepat
Stretch mark merupakan kondisi umum yang tidak selalu dapat dicegah. Meski demikian, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko munculnya stretch mark, di antaranya:
1. Menjaga berat badan sehat
Stretch mark paling sering disebabkan oleh pertambahan berat badan secara cepat. Oleh sebab itu, jagalah bobot tubuh Anda dalam kondisi stabil. Jika ingin menurunkan berat badan, lakukan juga secara bertahap. Usahakan agar berat badan tidak berkurang lebih dari ½ kilogram per minggu.
Bagi wanita hamil, penambahan berat badan juga sebaiknya dijaga, sehingga risiko mengalami stretch mark bisa menurun.
Kenaikan berat badan pada wanita hamil sebenarnya bervariasi, tetapi umumnya berkisar antara 10–12,5 kilogram.
Namun ingat, wanita hamil tidak disarankan untuk melakukan diet atau menurunkan berat badan. Cukup jaga konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang, sehingga berat badan tidak melonjak drastis saat hamil.
Selain itu, bahan-bahan alami, seperti minyak zaitun dan lidah buaya, juga mungkin bisa membantuk memudarkan stretch mark pada ibu hamil.
2. Menerapkan pola makan sehat
Makanan sehat dan segar juga dapat menjaga kulit tetap sehat, sehingga munculnya stretch mark bisa dihindari. Biasakan untuk mengonsumsi makanan yang kaya dengan vitamin E, vitamin C, protein, dan zinc, sehingga kolagen kulit Anda bisa bertambah.
3. Menjaga asupan cairan
Minum cukup air juga dapat membantu menjaga kelembapan dan kelembutan kulit Anda. Pasalnya, kulit yang terhidrasi dengan baik memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami stretch mark daripada kulit kering.
Sebaiknya, kurangi juga konsumsi minuman berkafein, seperti kopi, karena ini juga bisa meningkatkan risiko munculnya stretch mark.
Bila Anda sulit untuk mengurangi asupan kafein, pastikan Anda menyeimbangkannya dengan minum cairan bebas kafein.
Selain mencegah, ada juga beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menyamarkan atau meminimalisasi stretch mark, antara lain menutupinya dengan krim atau kosmetik khusus, menggunakan krim penghilang stretch mark, atau melakukan chemical peeling, terapi laser, dan operasi kecantikan.
Stretch mark sebenarnya tidak berbahaya dan dapat hilang seiring waktu sehingga tidak membutuhkan penanganan dan perawatan khusus.
Namun, jika stretch mark membuat Anda sangat terganggu karena alasan-alasan tertentu, Anda dapat mengonsultasikan hal ini kepada dokter spesialis kulit.
Tag
Berita Terkait
-
Agar Hidup Penuh Berkah, Amalkan Doa Hari Jumat Berikut Ini
-
Anime Lupin Zero 6-Episode, Anime Lupin Zero 6-Episode
-
Disebut Pacar Baru Gisel, Kenal Lebih Dekat dengan Rino Soedarjo
-
Vaishali Takkar Bunuh Diri, Terungkap Penyebabnya Aktris "Rakshabandhan" Akhiri Hidup
-
Dikejar Pembunuh Psikopat! Simak Cerita Halloween Ends
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Kim Jae Won dan Chung Su Bin Resmi Bintangi Film My First Graduation
-
BRI Lindungi Pelaku Usaha Mikro melalui Integrasi Jaminan Sosial dan KUR
-
Review Film Project Hail Mary: Hadirkan Visual IMAX yang Spektakuler!
-
Tanpa Kiper Eropa, Ini 4 Penjaga Gawang Lokal yang Siap Jadi Benteng Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Istri Virgoun Pamer Baby Bump Besar Setelah Ketahuan, Tudingan Hamil Duluan Terbukti?
-
Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen
-
Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi
-
5 Rekomendasi HP Realme Spek Stabil untuk Jangka Panjang
-
Lagu Nassar Viral Tapi Tak Dapat Royalti, Ahmad Dhani Kini Banjir Dukungan
-
Dean James Bebas Sanksi dari Skandal Paspor, Buka Peluang Kembali Bela Go Ahead Eagles