TANTRUM - Dalam mengantisipasi merebaknya penyakit menular seluruh kelompok masyarakat harus ikut serta dalam gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS).
Apalagi saat ini sub varian baru coronavirus disease (COVID-19) XXB terindikasi paparannya cukup tinggi dan cepat.
Salah satu kelompok masyarakat yang disasar GERMAS adalah pondok pesantren. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Nina Susana Dewi, pesantren sehat adalah pesantren yang melakukan upaya kesehatan bersumber daya manusia (UKBM).
"Melalui proses memberdayakan masyarakat dengan kegiatan menginformasikan, mempengaruhi dan membantu masyarakat pesantren agar berperan aktif untuk mendukung perubahan perilaku dan lingkungan sehat serta menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat pesantren," ujar Nina dilansir dari laman Dinas Kesehatan Jawa Barat, ditulis Bandung, Rabu, 16 November 2022.
Nina mengatakan proses untuk memberdayakan masyarakat itu dilakukan dengan strategi advokasi, pemberdayaan masyarakat dan kemitraan.
Pesantren sehat diupayakan menjadi wadah utama penerapan kebijakan kesehatan dengan prioritas GERMAS sebagai salah satu wujud UKBM di lingkungan pondok pesantren.
Nina menambahkan prinsip yang diterapkan dalam pesantren sehat ini adalah dari, oleh, untuk dan bersama warga pondok pesantren dengan pembina sektor kesehatan, lintas sektor dan pemangku kepentingan terkait lainya, yang mengutamakan pelayanan kesehatan promotif dan preventif.
"Penentuan saat ini menetapkan pesantren sehat di 5 lokus dalam rangka intervensi permasalahan tersebut menjadi fokus untuk kita intervensi secara bersama-sama. Dengan kebijakan kesehatan prioritas GERMAS," kata Nina.
Kegiatan peningkatan kapasitas pesantren sehat kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan minimal dengan praktik melakukan sumber mawas diri (SMD) dan musyawarah masyarakat desa (MMD).
Baca Juga: Semoga Dikabulkan, Doa agar Diberi Anak Laki-laki
Sehingga raihannya memberikan kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat pada pertengahan tahun ini menerima penghargaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sebagai provinsi dengan penyampaian laporan terbaik untuk klaster aktivitas fisik dalam kegiatan evaluasi dan refleksi pelaksanaan GERMAS di tingkat daerah tahun 2022.
Kegiatan yang secara umum bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Germas di daerah tahun 2017 hingga 2021 ini dilaksanakan di Wyndham Casablanca, Kota Jakarta Selatan, pada Kamis, 28 Juli 2022.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari OPD di seluruh Jawa Barat secara daring, dan perwakilan OPD secara luring oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat yang diwakili Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) drg. Juanita Fatima.
"Jawa barat mendapatkan apresiasi penghargaan germas ini adalah wujud kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan gerakan masyarakat hidup sehat," kata dr. Juanita waktu itu.
Klaster Peningkatan Aktivitas Fisik ini merupakan evaluasi tahun 2020 hingga Juni 2022 dengan indikator penjelasan meliputi penyelenggaraan CFD, upaya penyediaan jalur pejalan kaki dan jalur pesepeda oleh provinsi dan penyediaan sarana prasarana yang mendukung aktivitas fisik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Waduh! AS Ancam Bom Oman, Berpotensi Ciptakan Perang Baru
-
Crystal Palace Juara Conference League, Kisah Sukses Oliver Glasner Membawa Sejarah ke Selhurst Park
-
Dolar AS Ngamuk, Rupiah Ambruk ke Level Rp17.900
-
Polisi Usut Pelecehan Santriwati di Pekalongan, Korban Lain Jangan Takut Melapor
-
Gandeng Petani Tebu, Pertamina NRE Siap Capai Swasembada Energi Nasional
-
Mengeja Cinta di Pelataran Kurban: Mengajarkan Anak Seni Merelakan dan Rahasia Berbagi
-
Ada Penipuan Berkedok Nonton Dracin, Ini Modusnya
-
Jangan Sembarangan Simpan Daging Kurban! Ini Tips ala Chef Andrew Karmajana
-
Ternyata Banyak Pengguna New Veloz Hybrid yang Masih Takut Kesetrum
-
Tingkatkan Semangat Literasi Pekerja, Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital