SuaraTasikmalaya.id – Seperti diketahui sebelumnya Nikita Mirzani menjadi tersangka yang terjerat kasus pencemaran nama baik pada Dito Mahendra.
Penahanan terhadap Nikita Mirzani setelah penyidik Polresta Serang Kota melakukan tahap dua, yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Serang.
Nikita Mirzani kembali menjalani sidang kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Dito Mahendra di Pengadilan Negeri Serang, Banten, Senin (21/11/2022). Sidang kali ini memiliki agenda pembacaan eksepsi dari terdakwa.
Disebutkan dalam materi dakwaan pada sidang sebelumnya, kerugian kekasih Nindy Ayunda itu mencapai Rp17,5 juta karena gagal melakukan transaksi sepatu Hermes pada rekan bisnisnya yang ketika itu melihat unggahan Nikita.
Laporan Dito Mahendra Dinilai Mengada-ngada oleh Nikita Mirzani
Pemandangan berbeda bisa terlihat pada persidangan kali ini. Nikita Mirzani yang sebelumnya tertawa di pengadilan kala mendengar tuntutan jaksa penuntut umum alias JPU, dalam sidang eksepsi ini justru menangis.
Nikita Mirzani diberi kesempatan untuk menyampaikan nota keberatannya.
"Saya ingin menjelaskan mengenai apa yang saya alami merupakan tindakan zalim dari pelapor, Mahendra Dito, yang membuat laporan mengada-ada," kata Nikita Mirzani pada unggahan Instagram akun Insta_Julid pada Rabu (23/11/2022).
Saat tengah membacakan nota keberatan, terlihat Nikita Mirzani menangis merasa keberatan atas penahanannya tersebut.
Saat membacakan eksepsi, artis 36 tahun itu pun tak bisa membendung tangisannya. Apalagi ketika ia sampai pada kalimat yang berkaitan dengan anak-anaknya.
Baca Juga: Mengaku Hamil dan Tunjukkan Bukti USG, Denise Chariesta: Gue Stres Banget
Nikita berusaha meyakinkan anak-anaknya bahwa dirinya bukanlah seorang penjahat apalagi teroris.
"Kepolisian yang menjadikan saya sebagai tersangka dan jaksa penuntut umum melakukan dakwaan kepada saya," ungkap Nikita Mirzani.
"Penahanan terhadap saya dengan alasan tidak logis, sangat lucu," ucap Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani Sebut JPU Baru Bangun Tidur
Ia bahkan menyebut JPU baru bangun tidur lantaran membuat tuntutan ini yang menurutnya tak masuk akal.
"Mungkin Jaksa Penuntut Umum baru bangun tidur, sehingga tidak bisa menghitung kerugian nyata dan logis," ucap Nikita.
"Serta tidak bisa membedakan kerugian yang diciptakan dan sesungguhnya," sambungnya.
Berita Terkait
-
Sambil Terisak, Nikita Mirzani Mengaku Tak Berniat Cemarkan Nama Baik Dito Mahendra
-
Tak Kuasa Tahan Air Mata Saat Singgung Anak, Nikita Mirzani: Ibumu Bukan Teroris, Bukan Pembunuh
-
Sahabat Bongkar Sifat Kekasih Baru Nikita Mirzani, Antonio Dedola Disebut Rela...
-
Buntut Laporan Dito Mahendra, Nikita Mirzani Terancam Ganti Rugi 1000 kali Lipat
-
Tidur Beralaskan Matras Tipis, Ternyata Nikita Mirzani Punya Riwayat Penyakit ini dan Sering Kambuh
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam