SuaraTasikmalaya.id - Nama Anies Baswedan saat ini jadi pembahasan publik. Sejak dicalonkan NasDem sebagai bakal calon presiden 2024, nama Anies Baswedan terus dipasarkan hingga sampai pada tokoh-tokoh yang pro dan kontra.
Bagi yang pro, dukungan terus diberikan sehingga nama Anies Baswedan semakin kuat. Namun bagi yang kontra ada saja yang menggoreng isu kepemimpinan Anies Baswedan yang dinilai tidak tepat.
Nama Anies Baswedan pun juga jadi bahasan Ustaz Abdul Somad dan Raja Dangdut, Rhoma Irama.
Bahkan sang raja dangdut mengundang Ustaz Abdul Somad, dan dalam pertemuan itu menyinggu soal Anies Baswedan.
Pembicaraan keduanya awalnya terlibat obrolan mengenai seorang sosok legendaris Indonesia, KH Zainuddin MZ yang dikenal sebagai da'i Sejuta Umat.
Dalam kesempatan itu Bung Rhoma mengutarakan rasa hormat pada mendiang KH Zainuddin MZ.
Bung Rhoma pun memuji dan takjut pada UAS sapaan Ustaz Abdul Somad yang melakukan perjalanan akdemik sampai Mesir, Maroko, hingga Sudan.
Dari sana Rhoma Irama mengatakan jika dengan keilmuan yang luar biasa, UAS adalah pengganti dari mendiang KH Zainuddin MZ.
UAS lantas menolak anggapan Rhoma Irama. Ustaz Abdul Somad mengatakan jika mendiang KH Zainuddin MZ adalah sosok yang penuh dengan karisma.
Gaya bicara KH Zainudin MZ dikatakan UAS tergolong teatrikal. Sementara UAS dalam dakwah seperti berdialog.
Hal itu diungkap UAS sebagaimana penilaian dari Anies Baswedan.
"Kalau Abdul Somad itu lebih pada seperti ngobrol saja, dialog, yang ngomong begitu Pak Anies Baswedan," ujar UAS seperti dilihat dari kanal YouTube Rhoma Irama Official pada 27 Desember 2022.
Namun, Rhoma Irama lantas menolak pernyataan UAS. Bung Rhoma bahkan mengaku berseberangan dengan pendapat Anies Baswedan.
"Saya berlawanan dengan Anies, kalau menurut saya dalam konteks bagaimana retorika, meyakinkan orang secara teatrikal, antum (UAS) memiliki itu stad," ungkap Rhoma Irama.
Bung Rhoma menegaskan, menurut pandangannya jika UAS adalah penerus KH Zainudin MZ dalam menyiarkan dakwah Islam.
Berita Terkait
-
Kata Lembaga Survei Ganjar Menang Satu Putaran, Rocky Gerung Tak Percaya: Tak Masuk Akal, Itu Pembusukan
-
Kasihan Ganjar dan Anies, Elektabilitas Makin Moncer tapi Sulit Maju di Pilpres 2024, Ini Alasannya
-
Dibidik Jadi Cawapres Anies Baswedan, Kantor Khofifah Malah Digeledah KPK, Publik Menduga-duga
-
Anies Baswedan Rancang Strategi untuk Raih Suara di Jateng dan Jatim, Politikus PKS Bocorkan Ciri-Ciri Cawapres
-
Safari Politik Anies Baswedan ke Daerah Tak Berhasil Katrol Nasdem, PDIP Masih Juara Disusul Golkar, Gerindra dan Demokrat
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'