SuaraTasikmalaya.id- Ustadz Adi Hidayat menuturkan keutamaan bulan puasa Ramadhan yang terdapat dalam kitab shahih Bukhari bab shaum nomor 1894 dan hadis riwayat muslim no 1151 terkai perisai maksiat.
Dilansir Suara Tasikmalaya.id dari Kanal YouTube Adi Hidayat Official, dia menuturkan, bahwa puasa yang benar ditunaikan itu akan melahirkan perisai yang tidak tampak.
Selanjutnya, penceramah berusia 38 tahun ini menegaskan untuk tidak berkata hal yang kotor, hindari untuk mendapatkan perisai tersebut.
Selain kedua point tadi, beliau menuturkan untuk tidak boleh berbuat bodoh ataupun memprovokasi untuk berselisih, maka katakanlah dalam diri sedang puasa.
Artinya, Ustadz asal Pandeglang ini menuturkan jika ingin mendapatkan keistimewaan Ramadhan, puasanya harus dengan aturan.
“Ikuti aturannya, apa yang nabi perintahkan kepada kita, maka jangan harap jika kita tidak mengikuti aturan nabi, sia-sia puasanya,” ujarnya.
Bukan hanya itu saja, penceramah sekaligus pemilik Quantum Akhyar Institute itu menuturkan jika mengikuti aturan, maka perisai akan melindungi walaupun tidak tampak.
Perisai orang-orang yang berpuasa disebut dengan (junnah).
Junnah akan tercipta sebagai tameng melakukan maksiat. Perisai tidak tampak itu akan hadir ketika mengikuti aturan yang ada.
Tak hanya itu, beliau menuturkan jika puasa benar dan sesuai aturan maka hasilnya akan mendapatkan kepekaan untuk cepat menunaikan ibadah dan cepat untuk meninggalkan maksiat.
Rasulullah SAW menuturkan jika ingin mendapatkan hal tersebut, maka harus berusaha lebih baik dengan memperbanyak dzikir, membaca al-Qur’an, tunaikan shalat sunnah, hindari maksiat. (*/editor zahran)
Sumber: YouTube Adi Hidayat Official
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia