SuaraTasikmalaya.id - Berikut informasi kuota 7 Sekolah Kedinasan tahun 2023 yang penting dan wajib kamu ketahui.
Sekolah Kedinasan bisa menjadi pilihan tepat untuk kamu melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri.
Bukan hanyan itu, masuk sekolah kedinasan akan membawa kamu menjadi Abdi Negara.
Masalahnya apakah kamu sudah tahu daya tampung atau kuota Sekolah Kedinasan di tahun 2023 in?
Dikutif dari akun instagram @aymangayu, 31 Maret 2023, berikut jumlah kuota Sekolah Kedinasan pada penerimaan mahasiswa baru di tahun 2023.
1.Politeknik Statistika (Polstat STIS)
Jumlah total mahasiswa baru tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 600 orang.
Kuota ini akan dibagi dalam tiga Prodi yakni D-III Statistika, D-IV Statistika dan D-IV Komputasi Statistika.
Per prodinya masih dibagi lagi sesuai kuota daerah penempatan CPNS dan kemungkinan tak sampai 10 kuota.
2.Politeknik Keuangan Negara STAN
Kuota tahun ini sebanyak 1.100 mahasiswa atau naik 44% dibandingkan tahun lalu.
Untuk pembuatan akun SNPMB sudah ditutup 17 Maret lalu.
Pendaftar STAN wajib mengikuti seleksi UTBK jadi harus memiliki akun SNPMB.
Baca Juga: Head to Head dan Prediksi Skor Pertandingan Persib vs Persija
Pendaftar STAN yang sudah lolos via jalur SNBP, tidak bisa ikut jalur UTBK.
Lulusan 2021 adalah lulusan terakhir yang bisa daftar ke SPMB STAN 2023.
3.Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
Kuota tahun ini sebanyak 400 mahasiswa baru atau naik dibandingkan tahun lalu 300 orang.
Menurut akun tersebut, seleksi yang ketat dan tertutup menjadi daya tarik dan tantangan tersendiri untuk masuk STIN.
4.Politeknik Siber dan Sandi Negara
Kuota kampus kedinasan ini naik 255 dibandingkan tahun lalu. 125 kursi disediakan untuk tahun 2023 ini.
Syarat tinggi badan untuk pria minimal 160 cm dan wanita minimal 150 cm.
5.Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Sekolah Kedinasan di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri ini memiliki kuota hanya 534 kursi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan