/
Kamis, 20 April 2023 | 05:00 WIB
Ilustrasi steak sapi. Daging merah ternyata dapat sebabkan kanker. (Pixabay)

SUARA TASIKMALAYA – Tak banyak yang tahu daging merah seperti daging sapi, kambing, dan babi, nyatanya dapat memicu penyakit kanker. 

Menurut IARC (International Agency for Research on Cancer), daging merah termasuk ke dalam golongan 2A sebagai bahan makanan yang dapat meningkatkan resiko penyakit kanker, terutama kanker kolorektal usus. 

Melalui kanal YouTube pribadinya, dr. Ema Surya Pertiwi membeberkan alasan mengapa daging merah dapat menyebabkan kanker. 

1.  Memiliki kandungan mioglobin

Daging merah berwarna merah karena mengandung mioglobin, yang ada pada jaringan otot. Ketika mengonsumsi daging merah, mioglobin akan diproses usus menjadi N-Nitroso (NOC). 

Kandungan NOC bisa merusak lapisan usus pada sistem pencernaan. Dalam hal ini, meski usus dapat pulih dengan sendirinya, akan tetapi jika hal tersebut terus terjadi, akan meningkatkan kerusakan DNA yang menyebabkan resiko kanker. 

2.  Suhu panas yang tinggi 

Daging merah yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar, dapat meningkatkan produksi bahan kimia Amina Heterosiklik (HCA). 

Amina Heterosiklik atau HCA ini terbukti bisa meningkatkan resiko terbentuknya sel-sel kanker, terutama kanker usus. 

Baca Juga: Bunda Wajib Tahu! Ini Tips Membuat Kue Lebaran yang Sehat dan Bergizi

Kandung HCA pada daging merah akan jauh lebih besar jika daging merah diolah sampai gosong atau kehitaman. 

3.  Kandungan zat besi yang berlebihan

Zat besi dalam jumlah yang wajar itu dibutuhkan untuk produksi sel darah merah pada tubuh manusia, yang sangat berguna bagi mereka yang memiliki penyakit anemia atau darah rendah. 

Daging merah sendiri kaya akan zat besi, namun jika dikonsumsi berlebihan, zat besi ini bisa membahayakan tubuh sebab zat besi mudah teroksidasi. 

Zat besi yang teroksidasi dapat menyebabkan kerusakan pada sel usus, ini juga menjadi alasan mengapa kita tidak boleh mengonsumsi pil zat besi secara berlebihan. 

4.  Mengandung TMAO 

Daging merah mengandung L-Karnitin yang tinggi, yang jika diproses di usus oleh bakteri tertentu, dapat menghasilkan Trimethylamine N-Oxide (TMAO). 

TMAO ini terbukti dapat meningkatkan resiko munculnya kanker usus. TMAO ini tidak ditemukan pada orang yang vegetarian, atau orang-orang yang tidak mengonsumsi daging merah. (*)

Load More