SUARA TASIKMALAYA - Kontroversi seputar Sapi Kurban Dewi Perssik ini dikaitkan dengan para pendukung Ganjar Pranowo dan dispekulasikan sebagai strategi politik yang dilakukan oleh kelompok 'Sahabat Ganjar'.
Upaya untuk melakukan mediasi antara pedangdut Dewi Perssik dan Ketua RT 06 Kelurahan Cilandak Barat, yaitu Malkan, bersama dengan warga sekitarnya, tidak berhasil mencapai hasil yang positif.
Dikutip dari TikTok Info Bimantara pada Minggu (2/7/2023), tersebar sebuah video di TikTok yang menegaskan bahwa Pak RT tidak terlibat dalam politik.
Sebaliknya, video tersebut menyatakan bahwa Dewi Perssik dan kelompok 'Sahabat Ganjar' yang terlibat dalam permainan politik pada momen Idul Adha tersebut.
DP (sebutan akbrab Dewi Perssik) juga mengakui bahwa sapi tersebut memang hanya dititipkan kepada panitia kurban di RT tersebut, namun akan disembelih bersama Sahabat Ganjar yang mendukung bakal calon presiden, Ganjar Pranowo.
"Secara tiba-tiba kami mengambil sapi tersebut karena rencananya akan disembelih di lokasi teman saya bersama Sahabat Ganjar untuk dibagikan kepada warga di daerah Lebak Bulus. Saya meminta daftar nama penerima sapi kepada Pak Ustad," ucap Dewi Perssik dalam video itu.
Mediasi tersebut berlangsung di Masjid Babul Khoirot, Jalan Lebak Bulus II, Kelurahan Cilandak Barat, Jakarta Selatan pada Kamis (29/6/2023) sore WIB. Namun sayangnya, mediasi tersebut berakhir dengan terjadinya kerusuhan.
Setelah meninggalkan lokasi mediasi, Dewi Persik menghadapi cemoohan dari sejumlah warga. Para warga memanggilnya dengan sapaan akrab "DP" dan mengeluarkan teriakan kekesalan, menuduhnya telah mencemarkan nama baik kampung Lebak Bulus. (*)
Baca Juga: BRI Liga 1: Laga Pertama Penting, Persik Kediri akan Tampil All Out Lawan Borneo FC
Berita Terkait
-
Deklarasikan Dukungan Ganjar Pranowo, KAPT Optimistis Sumbang 80 Persen Suara di Soloraya
-
1.500 WNI di Hongkong Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024
-
Survei Indikator Politik: TNI Lebih Dipercaya Publik Dibandingkan Polisi Bahkan Presiden Karena Ini..
-
Tren Kepercayaan Publik Terhadap Polisi Mulai Naik, Kok Bisa?
-
Warga Bersaksi Tak Ada Penolakan Sapi Kurban Dewi Perssik oleh Ketua RT, Netizen: Dasar Drama Queen
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 22 Februari 2026, Klaim Hadiah Gratis di Event Ramadan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berburu Takjil Hingga Produk Lokal, Festival Ramadan Hadir di Stadion Pakansari dan Tegar Beriman
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
Sony Pictures Siap Garap Film Animasi Venom, Tom Hardy Jadi Produser
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Sinopsis Tokeikan no Satsujin, Drama Genre Misteri Dibintangi Oku Tomoya