Suara.com - Google diketahui memiliki banyak produk di berbagai lini kehidupan, dari mulai kendaraan, smartphone, hingga speaker. Kini, Google dikabarkan tertarik masuk ke industri game.
Sebagaimana dikutip Android Central dari The Information, Google dikabarkan sedang mengembangkan "Yeti", layanan streaming game berbasis langganan. Tak hanya itu, Google juga dilaporkan sedang membangun konsol gamenya sendiri untuk mendukung layanan Yeti.
Konsol tersebut kemungkinan akan dijual dengan merek "Made by Google". Merek tersebut sudah digunakan di produk-produk Google sebelumnya, seperti Pixel 2 dan Pixelbook.
Laporan tersebut menunjukkan, proyek Yeti sudah dikembangkan selama dua tahun terakhir. Proyek tersebut dipimpin oleh Majd Bakar dan Mario Queiroz.
Sebelumnya, proyek Yeti akan diluncurkan pada Natal tahun lalu. Namun rencana itu batal karena suatu alasan. Kini, Google kemungkinan akan memperkenalkan Yeti pada acara I/O bulan Mei.
Smentara itu, Reuters melaporkan, Google akan melibatkan layanan Cloud mereka untuk proyek Yeti. Nantinya, Google Cloud akan menyiarkan game ke pengguna melalui internet.
Sejauh ini, Google sudah membahas Yeti dengan beberapa pengembang game kenamaan. Namun tidak diketahui apakah Yeti akan menggunakan game dari Google atau pengembang.
Belum ada konfirmasi resmi dari Google terkait proyek ambisius ini. Namun jika Yeti diluncurkan, ia akan bersaing dengan layanan lain, seperti PlayStation Now dan Xbox GamePass.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Trending di Steam, Sea of Remnants Bakal Menjadi Game RPG Gratis Tahun Ini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
-
3 HP Motorola dapat Update Android 17 Beta: Ada Lini HP Murah, Hadirkan Fitur Baru
-
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 di Indonesia: Pakai Chipset Exynos Anyar dan Fitur AI
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026