Suara.com - Gojek dinobatkan sebagai startup pertama dari Indonesia yang masuk ke jajaran decacorn, julukan untuk perusahaan-perusahaan rintisan yang memiliki valuasi di atas 10 miliar dolar Amerika Serikat (sekitar Rp 141,5 triliun).
CBInsight, perusahaan analis asal New York Amerika Serikat yang fokus pada perkembangan startup dunia, dalam laporan terbarunya bertajuk The Global Unicorn Club, menunjukkan bahwa Gojek duduk di urutan 19 daftar perusahaan rintisan dengan valuasi tertinggi di dunia.
Menanggapi kabar itu, Gojek sendiri mengaku terkejut. Meski demikian, perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim itu mengatakan bahwa laporan CBInsight bukti kesuksesan perusahaan.
"Kami baru mendengar mengenai kabar tersebut dan bersyukur ada lembaga independen yang memvalidasi kesuksesan kami dalam meningkatkan nilai perusahaan, tanpa kami perlu membuat pengumuman," kata Nila Marita, Chief of Corporate Affairs Gojek Group.
Lebih lanjut Nila mengatakan bahwa pengakuan dari CBInsight itu bukti bahwa Gojek makin dipercaya oleh investor.
"Kesuksesan layanan platform on-demand Gojek tercermin dari semakin kuatnya minat dan kepercayaan investor terhadap misi, pertumbuhan serta dampak ekonomi dan sosial Gojek yang semakin besar dari waktu ke waktu," tutur Nila.
Gojek, yang didirikan pada 2010, telah menerima sokongan modal dari sejumlah perusahaan raksasa seperti Google, Tencent, Temasek, dan Astra Internasional.
Pada triwulan pertama 2019, Gojek disebut telah mendapat suntikan modal senilai 1 miliar dolar AS. Sementara di 2018, Gojek menerima kucuran dana senilai 1,5 miliar dolar AS.
Dalam laporan CBInsight, Gojek memang masih kalah dari rivalnya Grab, perusahaan rintisan asal Singapura yang memiliki valuasi 11 miliar dolar AS. Di bisnis sejenis, Uber berada di urutan teratas dengan valuasi 72 miliar dolar AS.
Tetapi di Indonesia, kata Nila yang mengutip sebuah data sebuah platform global yang menganalisis penggunaan aplikasi mobile sedunia, Gojek memiliki pangsa pasar tertinggi di antara penyedia layanan e-commerce dilihat dari rata-rata pengguna aktif aplikasi per minggu.
"Jumlah pengguna aktif Gojek per pekan bahkan 55 persen lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi sejenis di Indonesia," jelas dia.
Tak mau berpuas diri, Nila mengatakan bahwa Gojek kini fokus memperluas layanannya di Asia Tenggara. Saat ini, selain di Indonesia, Gojek juga telah beroperasi di beberapa negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Singapura, serta Thailand.
"Gojek bukan hanya berfokus untuk terus menjadi pilihan utama dan memberikan layanan terbaik bagi para pengguna di Indonesia, tetapi juga untuk membawa harum nama bangsa dengan menjadi pemain terdepan di pasar Asia Tenggara," kata Nila.
Berita Terkait
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini
-
Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas
-
Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi