Suara.com - Petinggi Sony baru saja membeberkan bahwa salah satu komponen PS5 membuat konsol terbaru mereka memiliki ukuran cukup besar. Kipas pendingin dari PS5 membuat para insinyur Sony mendesain konsol menjadi lebih besar.
Berbicara dalam sebuah wawancara dengan situs teknologi Jepang Xtech Nikkei (yang diterjemahkan oleh ResetEra) pada 13 Oktober, Otori mengungkapkan secara detail mengenai pengambilan keputusan serta penjelasan rinci terkait komponen PS5.
Sebagai informasi, Yasuhiro Otori merupakan General Manager of Sony Interactive Entertainment (SIE) Mechanical Design Department.
Dikutip dari Games Radar, Otori adalah orang yang melakukan video pembongkaran PS5 di channel YouTube resmi PlayStation pada 7 Oktober lalu.
Kali ini ia menjelaskan mengenai pemilihan kipas pendingin yang membuat ukuran PS5 menjadi lebih besar.
Otori yang juga menjabat sebagai kepala desain mekanik dan termal di proyek PS5 menjelaskan bahwa mereka punya alasan khusus mengenai pemasangan kipas pendingin yang begitu besar.
Ia mengungkapkan bahwa kipas pendingin PS5 adalah sentrifugal, seperti PS3 dan PS4, dengan diameter 120 mm.
Kipas dikendalikan oleh sistem servo seperti PS4, yang menyesuaikan kecepatan kipas sesuai dengan temperatur panas.
Baca Juga: Hanya 10 Game PS4 yang Tak Bisa Dimainkan di PS5, Ini Daftarnya
"Untuk mendinginkan kedua sisi main board, kipas pendingin PS5 memiliki ketebalan 45 mm, yang lebih tebal dari PS4 dan PS4 Pro saat ini. Jika kita membagi sisi PS5 yang dipasang di SoC menjadi 'Sisi A' dan bagian belakang PS5 menjadi 'Sisi B', maka panas yang dipancarkan dari Sisi B "setara dengan yang ada pada SoC PS4," kata Otori.
Oleh karena itu, lanjut Otori, udara harus disedot dari kedua sisi kipas pendingin untuk mendinginkan sisi A dan B papan utama.
Besar kecilnya kipas pendingin ini menentukan besarnya PS5. Ketebalan kipas didasarkan pada lebar PS5 ketika ditempatkan secara vertikal (atau tinggi jika ditempatkan secara horizontal).
Otori menambahkan bahwa mengendalikan dua kipas "lebih sulit" dibandingkan satu kipas utama, sehingga mereka memilih satu kipas tunggal berukuran besar.
PS5 berukuran 390 mm x 260 mm x 104 mm, yang lebih besar dari PS4 Pro varian jumbo (sekitar 327 mm x 295 mm x 55 mm).
Selain pengaturan lebih sulit, pemasangan dua kipas pendingin dinilai Otori juga bakal meningkatkan biaya sehingga menaikkan harga konsol.
Meski menggunakan kipas pendingin tunggal ia mengklaim PS5 "tidak berisik" dan memastikan suhu dingin pada konsol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan