Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meluncurkan logo baru pada momentum peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26.
"Yang saya pegang filosofi BRIN ini sendiri, filosofi dari riset dan inovasi Indonesia yang diawali Soekarno sebetulnya," kata praktisi ekonomi kreatif Triawan Munaf yang memimpin penciptaan logo BRIN di Jakarta, Selasa (10/9/2021).
Logo baru BRIN berangkat dari filosofi Soekarno yang dalam pidatonya terkait ilmu dan amal menyebutkan bahwa ilmu pengetahuan hanyalah berharga penuh jika dipergunakan untuk mengabdi kepada praktik hidup manusia, atau praktiknya bangsa, atau praktik hidupnya dunia kemanusiaan.
Logo tersebut juga mencerminkan jati diri atau karakteristik BRIN karena mengintegrasikan berbagai institusi dan lembaga riset dan ilmu pengetahuan termasuk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Tenaga Nuklir Nasional, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.
Dengan demikian, ada kebutuhan untuk menyatukan citra BRIN di mana siapapun bisa menilai usaha untuk inovasi dan riset sebagai suatu usaha yang terintegrasi di Indonesia walaupun sebenarnya mencakup banyak bidang.
Meski ada banyak bidang, namun di bawah satu payung, yakni BRIN sehingga perlu identitas yang menyatukan semua.
"Inti identitas baru ini sebetulnya adalah Tanah Air, tapi di situ ada unsur manusia, unsur fauna dan ada unsur flora sama unsur ilmu pengetahuan tapi semuanya itu kebangsaan kita Tanah Air kita," tutur Triawan yang merupakan mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif.
BRIN adalah institusi berlandaskan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dengan fungsi memandu Indonesia bergerak menuju masa depan yang lebih baik dengan ilmu pengetahuan yang berkelanjutan, bertanggung jawab dan bermanfaat untuk seluruh makhluk hidup.
"BRIN adalah lembaga yang punya komitmen untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara nyata supaya bermanfaat bagi bangsa makanya ujungnya amalkan," tuturnya.
Baca Juga: BRIN: Harteknas Momentum Peneliti Tingkatkan Kreativitas
Bentuk logo tulisan BRIN yang modern dan mudah dibaca memperkuat citra BRIN sebagai institusi yang mempunyai core visioner, tegas, dan lincah (agile).
Sementara ikon BRIN merupakan gabungan abstraksi simbol lima elemen ekosistem dan biodiversitas yang saling terkoneksi yakni manusia, ilmu pengetahuan, persatuan, flora, dan fauna.
Karena mencakup semua elemen yang mana menjadi fokus kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan, sehingga logo tersebut bisa mewakili semua lembaga riset yang terintegrasi di dalam BRIN.
Ikon BRIN terbungkus dalam bentuk lingkaran yang menunjukkan sesuatu yang jauh lebih kuat karena lingkaran itu tidak terputus, dan lingkaran juga menggambarkan Planet Bumi. Warna merah pada ikon BRIN melambangkan energi, semangat, keberanian, dan keyakinan diri.
Logo BRIN tersebut mencerminkan BRIN sebagai sosok yang eksploratif dan tidak pernah berhenti berinovasi dan berkarya.
Logo itu dibuat lebih kurang sebulan sejak awal Juli 2021. Logo tersebut diambil dari berbagai alternatif yang diciptakan tiga tim yang dikoordinasikan oleh Triawan, dan logo itu disesuaikan dengan tujuan dan karakteristik BRIN.
Logo BRIN tersebut juga dibuat bersifat "tidak habis termakan waktu atau abadi" agar tidak hilang kebaruannya meski zaman berganti. [Antara]
Berita Terkait
-
BRIN Minta Maaf atas Kesalahan Desain Lambang Garuda di Konten Hari Lahir Pancasila
-
Berapa Jumlah Bulu Sayap Garuda Pancasila? Poster BRIN Viral karena Salah Hitung
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'
-
SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Rp3 Juta dapat Samsung Tipe Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Menurut Review 2026
-
Gameplay God of War Laufey Terungkap: Grafis Menawan, Istri Kratos Lebih Lincah
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 17T: Telefoto Lebih Ciamik, Performa Kencang
-
3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
-
Saingi Honor dan Redmi, Oppo Siapkan HP Midrange Baterai 10.000 mAh
-
Daftar Harga Xiaomi TV S Mini LED 2026: Smart TV Premium Layar Jumbo Berfitur Menarik
-
Hisense Mini-LED U7SE 144 Hz Debut: Harga Mulai Rp11 Jutaan, Layar hingga 100 Inci
-
3 Pilihan HP Redmi Rp1 Jutaan RAM Besar, Cocok untuk Gaming Ringan hingga Multitasking
-
2 Kacamata Pintar Acer Bisa Terhubung ke Android dan iOS, Hadirkan 'Layar' 172 Inci
-
Budget Rp1 Jutaan Dapat Tablet Apa? Cek 5 Pilihan dengan Spek Gahar, Baterai Badak Kuat Seharian