Suara.com - Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) dan Dyandra Promosindo menggelar turnamen Esports khusus bagi para gamer perempuan di Indonesia.
Mengusung tema Wonderful Indonesia Srikandi Championship atau WISC 2021, turnamen ini diselenggarakan selama 29-31 Oktober 2021.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ekosistem bagi para pemain perempuan agar berkompetisi dan berkarir di dunia gaming layaknya gamer laki-laki.
Turnamen ini juga mendapat dukungan dari pemerintah, khususnya Kemenparekraf dan Kemenkominfo yang menganggap bahwa perkembangan industri game dan Esports Indonesia sangat pesat.
Industri Esport di Indonesia disebut memiliki potensi yang besar. Hal itu tercermin dari banyaknya turnamen yang digelar dan jumlah penonton yang banyak di Asia Tenggara.
"Kami mendukung geliat Esports di tanah air dan meningkatkan standar turnamen Esports di Indonesia," kata Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, dalam acara virtual opening ceremony WISC 2021 pada Jumat (29/10/2021).
Terdapat enam tim profesional yang diundang untuk bermain game Mobile Legends dan memperebutkan total hadiah Rp 120 juta.
Keenam tim tersebut mencakup Evos Lynx, Belletron Era, GPX Ladies, MBR Delphyne, Alter Ego NYX, RRQ Mika, Saints Spartan Vitery, dan Onic Zenith.
Tim-tim tersebut akan melalui beberapa babak yaitu tahap kualifikasi dan Group Stage, di mana akan ada winner bracket dan loser bracket.
Baca Juga: Ini Tim yang Sudah Lolos Kualifikasi Regional di Piala Presiden Esports 2021
Format turnamen yang digunakan merupakan Cross System Opponent, di mana posisi pertama di grup akan melawan posisi ketiga dan posisi kelima akan melawan posisi ketujuh.
Tahapan selanjutnya mencakup babak Play Off, Semi Final, dan Grand Final. Selama turnamen digelar, WISC akan ditayangkan secara live melalui saluran YouTube Dignity Project Esports sehingga komunitas gamer dapat menyaksikan pertandingan tersebut.
Berita Terkait
-
Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Adopsi Format Esports, Sponsor MotoGP dan LaLiga Gelar Liga Futures UEX
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi