Suara.com - Platform wealth-tech Pluang berkolaborasi dengan Tokopedia sebagai salah satu mitra untuk fitur Tokopedia Emas guna mempermudah masyarakat untuk berinvestasi emas secara daring.
Co-Founder Pluang, Claudia Kolonas mengatakan, kerja sama dengan Tokopedia diharapkan bisa membuat masyarakat lebih mudah dalam membeli aset investasi karena dapat dilakukan bahkan melalui platform e-commerce sekalipun.
"Kehadiran produk emas yang didukung Pluang di Tokopedia dapat mencetak banyak investor baru serta meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Mengingat Tokopedia adalah perusahaan teknologi dengan marketplace terdepan di Indonesia dengan jangkauan luas," ujar Claudia dalam keterangan di Jakarta, Jumat (26/11/2021).
Tokopedia Emas sendiri merupakan salah satu fitur Tokopedia yang memudahkan masyarakat berinvestasi kontrak berjangka emas. Mulai dari Rp 5.000, siapa saja bisa menjadi investor.
VP of Fintech and Payment Tokopedia Vira Widiyasari mengatakan, kolaborasi dengan para mitra strategis, contohnya Pluang, selalu menjadi komitmen perseroan untuk membantu masyarakat dari segala latar belakang untuk mulai berinvestasi secara daring.
Beberapa nilai tambah yang bisa dinikmati masyarakat berkat adanya kolaborasi dengan Pluang di Tokopedia Emas, lanjut Vira, antara lain proses beli dan jual emas yang lebih mudah sehingga bisa diikuti oleh siapa pun, bebas biaya tambahan serta selisih harga jual dan harga beli emas (spread) yang relatif stabil.
"Harapannya, kolaborasi ini ke depannya dapat menciptakan budaya berinvestasi sejak dini dan mendorong masyarakat mengenal produk investasi lebih lanjut lainnya, serta secara umum meningkatkan literasi serta inklusi keuangan nasional," ujar Vira.
Emas adalah salah satu aset investasi yang populer di Indonesia. Karakternya sebagai aset lindung nilai terhadap tingkat inflasi serta suplainya yang terbatas menjadikan emas sebagai jenis investasi yang relevan dengan kondisi saat ini.
Bahkan di waktu krisis, harga emas justru meningkat. Hal ini dapat terlihat dari adanya pandemi COVID-19, pada Januari 2020 harga emas berada pada angka Rp 758.390 per gram dan melonjak menjadi Rp 1.066.300 per gram sebagai harga tertingginya sepanjang masa pada Agustus 2020. [Antara]
Baca Juga: Masyarakat Bisa Investasi Emas Mulai dari Rp 5.000 Melalui Plaform Ini
Berita Terkait
-
AI, LIVE Shopping, dan Social Commerce Ubah Industri Kopi Indonesia, Sakha Coffee Perluas Pasar
-
Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online
-
TikTok - Tokopedia Bantah Isu PHK Massal Pegawai Usai Bertemu DPR dan Menaker
-
Isu PHK 1.250 Karyawan Mereda, Said Iqbal Batalkan Demo ke Kantor ByteDance Indonesia
-
TikTok Bantah Ada PHK di Tokopedia, Penasihat Presiden Tetap Akan Demo
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi