Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memastikan Computer Security Insident Response Team (CSIRT) dari Kementerian Kominfo terus bekerja mengawal keamanan ruang digital dengan optimal.
"Kominfo mempunyai tugas untuk menjaga ruang digital agar tetap sehat. Tidak saja momen tertentu tapi pada seluruh kehidupan di dalam ruang digital setiap saat. Kominfo telah menyiapkan atau melengkapi peralatan-peralatannya, menambah drone siber, menyiapkan response timnya. Itu sudah ada," kata Johnny G.Plate dalam konferensi pers, Rabu (6/7/2022).
Dengan kondisi semakin inklusifnya ruang digital, ancamannya pun tak bisa dipungkiri termasuk terkait berita palsu dan hoaks. Berkaca dari tantangan itu, Kementerian Kominfo berupaya meningkatkan tidak hanya infrastruktur tapi juga talenta digitalnya.
Dari segi infrastruktur dan alat-alatnya, kecanggihan teknologi drone siber telah ditingkatkan sehingga bisa lebih cepat mendeteksi dan menangkal hoaks sebagai ancaman keamanan ruang digital Tanah Air.
"Jadi Kominfo peralatannya sudah lebih ditingkatkan teknologinya dan mudah-mudahan akan membantu tidak saja yang berkaitan alfabetikal tapi juga yang numerikal, sehingga bisa membacanya baik huruf maupun angka," ujar Plate.
Di samping itu, Kementerian Kominfo pun memastikan komunikasi dengan platform-platform digital seperti media sosial yang kini penggunaannya masif di Tanah Air pun terus dijalin.
Berdasarkan laporan dari Data Reportal, di Indonesia tercatat ada 370,1 juta pengguna ponsel pintar yang terhubung dengan internet.
Jumlah penggunaan internet yang tinggi itu tentunya membuat akses ke media sosial tentu bertumbuh dan banyak masyarakat yang mudah terpapar banyak konten tak terkecuali hoaks atau pun berita palsu.
Maka dari itu komunikasi dan kolaborasi dengan platform para media sosial di Tanah Air perlu terus dilancarkan sehingga mengecilkan potensi penyebaran hoaks lewat media sosial.
Baca Juga: Kominfo dan KPU Bahas Penguatan Teknologi untuk Sukseskan Pemilu 2024
"Kami memang rutin berkomunikasi dengan platform-platform digital dan kami minta agar seluruh platform digital, tidak hanya teknologi company global juga lokal untuk terus menjaga sistemnya. Melengkapi sistemnya dengan teknologi keamanan dan enkripsi yang baik, kuat, dan tim nya yang merespon dengan cepat," beber dia.
Tak lupa Plate pun mengimbau para oknum hacker yang kerap melakukan kejahatan siber atau peretasan agar tidak lagi melakukan hal serupa terutama menjelang tahun politik di 2024 nanti.
Hal itu karena peretasan ataupun kejahatan siber tidak memberikan keuntungan bagi masyarakat Indonesia dan justru merusak kesatuan negara.
"Marilah kita jaga ruang digital kita, jaga ruang komunikasi agar masyarakat bisa mengikuti, menghadapi, dan menikmati Pemilu. Itu tugas kita bersama jangan sampai pemilu dibayangi rasa takut," tutup Plate. [Antara]
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
Terkini
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya