Suara.com - YouTube tengah menguji coba chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) baru yang disebut YouChat. Ini mirip seperti produk chatbot lain seperti ChatGPT milik OpenAI.
Bedanya, YouChat ini memungkinkan pengguna untuk bertanya, meminta rekomendasi, atau meminta informasi apapun berdasarkan data yang ada di YouTube.
Fitur ini masih dalam tahap pengujian untuk beberapa video. Tapi YouChat dipastikan segera rilis dalam waktu dekat.
Untuk tahap awal, perusahaan bakal memperkenalkannya ke pengguna HP Android YouTube Premium di Amerika Serikat dalam beberapa minggu ke depan, sebagaimana dilansir dari Variety, Rabu (8/11/2023).
Chatbot ini tampil dengan logo tanda tanya yang ada di bawah video. Nah di sana pengguna bisa menulis pertanyaan yang akan dijawab oleh YouChat.
Fitur itu juga menerima saran apabila jawaban yang diberikan tidak memuaskan pengguna. Mereka juga bisa merangkum komentar yang ada dalam video hingga meminta saran untuk konten berikutnya.
Menariknya lagi, chatbot ini tidak akan mengganggu pengguna yang sedang menonton video. Jadi video tidak akan berhenti ketika mereka bertanya ke chatbot.
“Selama beberapa minggu dan bulan mendatang, kami akan mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana penonton menggunakan fitur-fitur baru ini dan terus memperkenalkan lebih banyak pembaruan yang menjadikan YouTube lebih relevan dan berguna,” jelas YouTube.
Baca Juga: China Kekurangan Ahli AI di Tengah Pertumbuhan Industri Kecerdasan Buatan
Berita Terkait
-
China Kekurangan Ahli AI di Tengah Pertumbuhan Industri Kecerdasan Buatan
-
ChatGPT Tidak Selamanya Membantu Pekerjaan Saya, Ini Buktinya
-
Manfaat Teknologi AI dalam Atasi Kesenjangan Ekonomi Digital Indonesia
-
YouTube Disebut Mengajukan Izin e-Commerce, Google Indonesia Beri Penjelasan
-
Kemenkominfo Susun Etika Pengembangan AI
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact