Suara.com - Perkembangan teknologi tidak hanya berhenti pada smartphone. Saat ini, perangkat wearable seperti smartband dan smartwatch semakin populer karena dinilai praktis sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Keduanya sering dianggap mirip, padahal memiliki fungsi dan karakteristik berbeda.
Smartwatch lebih menyerupai jam tangan modern dengan fitur lengkap, mulai dari notifikasi hingga aplikasi pihak ketiga.
Sedangkan smartband hadir lebih sederhana, berbentuk gelang ramping dengan fokus pada pemantauan kesehatan dan kebugaran. Agar tidak salah pilih, mari kita bedah perbedaan keduanya.
Berikut beda smartband dan smartwatch dari berbagai segi.
1. Beda smartband dan smartwatch dari segi fitur
Smartwatch dirancang dengan kapabilitas hampir menyerupai smartphone mini. Selain menampilkan notifikasi, beberapa model memungkinkan pengguna menerima telepon, membalas pesan, mendengarkan musik, hingga menggunakan GPS tanpa harus terhubung ke ponsel.
Sebaliknya, smartband memiliki fitur lebih ringkas. Perangkat ini umumnya dipakai untuk menghitung langkah, memantau detak jantung, kualitas tidur, hingga mencatat jumlah kalori terbakar.
2. Beda smartband dan smartwatch dari segi desain dan dimensi
Baca Juga: 7 Mobil Bekas Dukung Gaya Hidup Urban: Bodi Stylish nan Dinamis, Harga Murah!
Dari segi tampilan, smartwatch umumnya berdesain premium dengan layar besar menyerupai jam tangan biasa. Hal ini membuatnya cocok sebagai pelengkap gaya fashion sekaligus teknologi.
Smartband tampil lebih minimalis, ringan, dan tipis. Karena itulah ia nyaman digunakan saat olahraga maupun aktivitas harian tanpa terasa mengganggu.
3. Beda smartband dan smartwatch dari segi harga
Perbedaan paling mencolok terlihat pada harga. Smartwatch biasanya dipasarkan mulai dari jutaan rupiah, bahkan ada yang setara dengan harga smartphone. Sebaliknya, smartband jauh lebih ramah kantong, rata-rata berada di kisaran ratusan ribu rupiah.
4. Beda smartband dan smartwatch dari segi daya tahan baterai
Smartband sering unggul dalam urusan baterai. Dengan fitur yang lebih sederhana, daya tahannya bisa mencapai 10–21 hari. Smartwatch, karena fiturnya lebih kompleks, umumnya hanya mampu bertahan 1–2 hari sebelum perlu diisi ulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Resmi Pakai Rompi Oranye KPK, Bupati Lombok Barat Bungkam Soal 3 Perkara yang Menjeratnya
-
4 Hydrating Sheet Mask Ampuh Berikan Hidrasi Ekstra untuk Skin Barrier Kuat
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Pabrik Tekstil di Jepara Tumbang, 670 Orang Menganggur
-
Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?
-
Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi
-
Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!
-
Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua