SuaraBandung.id - Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Kang Dedi Mulyadi berkunjung dan membantu warga yang berada di Semarang, Jawa Tengah.
Dilansir dari kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi pada Jumat (18/11/2022) Dedi Mulyadi memiliki tujuan untuk memenuhi tugasnya sebagai pimpinan komisi 4 DPR RI.
Dedi Mulyadi berharap jika sampai di Semarang, ia bisa membantu seseorang dan tidak hanya sekedar berkunjung untuk memenuhi tugas.
Setelah sampai tujuan, Kang Dedi bertemu dengan seorang hansip penjaga acara tersebut. Tidak lupa Dedi Mulyadi mengajak berkenalan dan juga menanyakan perihal pendapatan darinya.
“Aku baru pak, katanya digaji Rp.500 ribu per tiga bulan,” jawab pak Suroso, selaku hansip yang bertugas.
Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi merasa miris dan menyampaikan jika ditempatnya seorang hansip akan dibayar Rp.500 ribu Rupiah per bulannya.
“Tetap semangat walau tidak digaji,” kata Dedi Mulyadi.
Namun ternyata, pak Suroso memiliki pekerjaan sampingan yaitu sebagai salah satu orang yang mengurusi pembibitan buah alpukat.
Disebutkan jika Kang Dedi penasan dan mengajak pak Suroso untuk mengunjungi tempat pembibitan alpukat tersebut.
Baca Juga: Denise Chariesta Ajak RD dan Istrinya Tes HIV Bareng, Sudah Tahu Prosedurnya?
Namun sang hansip langsung menolak dan menjelaskan jika harus bertanggung jawab pada pekerjaannya dan tempat pembibitan alpukat tersebut tebilang cukup jauh.
Melihat keteguhannya, Dedi Mulyadi masih mengajak pak Suroso untuk mengantarkannya dengan embel-embel mendapatkan Rp.500 ribu Rupiah.
“Ayo keatas nanti aku kasih Rp.500 ribu, orang enggak di gaji kok,” kata Dedi Mulyadi.
Karena tetap tertolak, akhirnya Dedi Mulyadi menanyakan perihal pekerjaan pak Suroso saat dulu.
Dan cukup mengejutkan, jika pak Suroso pernah bekerja di Kalimantan dan mendapatkan gaji besar. Namun ia harus keluar karena saat itu ia memilih untuk membantu ibunya yang sakit.
“Meninggalkan gaji besar demi ibu, wah luar biasa bapak ini,” kata Kang Dedi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik