SuaraBandung.id - Mantan anak buah Ferdy Sambo, Bharada E atau Richard Eliezer terseret dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Bharada E divonis hukuman 1 tahun 6 bulan penjara, tak seperti Ferdy Sambo yang dihukum mati.
Selain Bharada E dan Ferdy Sambo, hukuman 20 tahun penjara kepada Putri Candrawati turut menyita perhatian publik.
Hingga kini, beredar rumor bahwa Bharada E diamuk geng Ferdy Sambo.
Rumor muncul dari unggahan kanal YouTube NEWS ON TIME, (5/3/2023), berjudul "Hampir Tak Tertolong, Kondisi Bharada E memprihatinkan setelah Diamuk Anak Buah Sambo di Sel".
Apakah benar narasi tersebut? Mari cek faktanya.
Tim SuaraBandung.id setelah mendengar kabar tidak pasti tersebut, langsung melakukan penelusuran.
Setelah melakukan cek fakta, tidak benar jika Bharada E telah dikeroyok geng Sambo hingga kondisinya parah.
Dalam unggahan kanal YouTube NEWS ON TIME, tidak ada bukti terkait siapa anak buah mantan Kadiv Propam Polri.
Narasi juga tidak menyebutkan jika Bharada E kondisinya parah.
KESIMPULAN:
Berita yang disebarkan kanal YouTube NEWS ON TIME berjudul "Hampir Tak Tertolong, Kondisi Bharada E memprihatinkan setelah Diamuk Anak Buah Sambo di Sel" adalah HOAX.
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com. (*)
Sumber: YouTube NEWS ON TIME
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Targetkan Industri Olahraga Indonesia Naik Kelas
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan
-
Euforia Berujung Maut! Remaja Putri Tewas Saat Rayakan Kemenangan Prancis
-
Susunan Pemain Spanyol vs Belgia: De la Fuente Coret Pedri Diganti Fabian Ruiz
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan