SuaraBandungBarat.id - Hubungan penyanyi Rizky Febian Teddy Pardiyana makin meruncing.
Kedua belah pihak saling serang argumen dengan narasi soal perebutan harta warisan mendiang ibu Rizky Febian, Lina Jubaedah.
Bahkan anak sulung komedian Sule ini dituding pihak Teddy Pardiyana sering menghalalkan segala cara untuk menguasai peninggalan mendiang Lina Jubaedah.
Tudingan yang terbaru yang cukup mengerikan dari pihak Teddy adalah Rizky Febian disebut membuat laporan tuduhan pembunuhan berencana terhadap mendiang ibunya.
Kuasa hukum Teddy Pardiyana, Ali Nurdin mengatakan, jika menginginkan harta warisan, jangan sampai menggunakan segala cara.
"Kalau warisannya (mendiang Lina), peninggalannya kalian mau, dengan menggunakan berbagai cara dengan laporan pembunuhan berencana, dengan laporan penipuan, penggelapan, pencucian uang, tapi utangnya almarhum kalian tidak mau tanggung," katanta.
"Itu yang jadi alasan kita ajukan praperadilan," ucap Ali Nurdin saat menggelar jumpa pers di kawasan Antasari, Jakarta Selatan belum lama ini.
Atas ucapan Ali Nurdin, kuasa hukum Rizky Febian, Ferry Hudaya secara tegas membantah adanya laporan dari putra sulung Sule soal pembunuhan berencana.
Dia mengatakan, tidak ada yang melaporkan Teddy Pardiyana atas tuduhan pembunuhan berencana.
"Saya mau mengklarifikasi bahwa seolah-olah Rizky Febian melaporkan saudara Teddy tentang masalah pembunuhan," katanya.
Untuk memastikan hal itu, Ferry Hudaya mempersilahkan pihak mana saja untuk mengecek langsung ke pihak kepolisian.
"Itu silahkan dicek di Polrestabes Bandung, Rizky Febian tidak pernah melaporkan Teddy soal tersebut (pembunuhan berencana)," katanta.
"Tidak pernah menuduh Teddy sebagai pembunuh," tegas Ferry Hudaya, kuasa hukum Rizky Febian.
Akan tetapi, dia mengaku membuat laporan soal mendiang Lina yang tidak memiliki riwayat penyakit yang parah, akan tetapi meninggal secara mendadak.
"Memang membuat laporan. Tidak ada terlapornya siapa," katanya.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Kerap Bawa Buku Hitam Ini Isinya
-
Bharada E Siap Perang Total Melawan Ferdy Sambo di Persidangan, Kesaksian Meleset Eliezer dalam Bahaya
-
Kapolri Diminta Waspada Serangan Balik Ferdy Sambo Diluar Proses Hukum
-
Ferdy Sambo di Surat Berlaga Sok Ksatria, Giliran Dipecat Ogah dan Ajukan Banding
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati