Batu unik berbentuk menyerupai hewan anjing ditemukan di Kalimantan Timur, tepatnya di Desa Lamin Pulut, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dikutip dari laman Kemendikbud, lokasi patung batu ini berada di seberang lereng bukit jalan kebun sawit.
Kemudian, kondisi dari lingkungan ditemukannya batu berbentuk anjing ini dipenuhi tumbuhan perdu dan paku-pakuan.
Lokasi temuan baru ini berada di atas bukit yang dilalui jalur sungai periodik.
Sementara patung batu anjing ini terbuat dari bahan batu sedimen dengan tinggi 34 cm, panjang 36 cm, dan lebar bawah 20 cm.
Tetapi dari analisis teknologi pengerjaan, batu anjing ini tidak meninggalkan jejak pakai.
Jejak pakai itu biasanya bisa digunakan sebagai penanda bahwa batu tersebut dengan sengaja diolah oleh masyarakat di masa lalu untuk kepentingan tertentu.
Dapat dipahami bahwa batu ini merupakan reaksi alam akibat proses erosi yang menimpa batu terus-menerus.
Tak disengaja, reaksi batu itu secara kasat mata menyerupai binatang anjing, hingga dinamakan batu anjing.
Baca Juga: Pakaian Raja dan Bangsawan di Kaltim yang Terlupakan
Namun, ada mitos yang berkembang di masyarakat terkait keberadaan dari batu ini.
Menurut kepercayaan masyarakat Lamin Pulut, barang siapa yang memindahkan batu tersebut maka akan terkena musibah.
Bahkan, pemindahan batu tersebut dipercaya masyarakat dapat menimbulkan hujan yang cukup deras.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan
-
Bandung Terancam Jadi Lautan Sampah Pasca Libur Panjang
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo