Suara.com - Defisit perdagangan Jepang pada Februari melebar menjadi 3,5 persen dibandingkan dengan tahun lalu menjadi 7,9 miliar dolar Amerika atau sekitar Rp90 triliun. Defisit itu sudah terjadi dalam 20 bulan beruntun. Defisit yang dialami Jepang itu merupakan yang terpanjang dalam tiga dekade terakhir.
Padahal, analis memprediksi defisit yang dialami Jepang hanya di kisaran 595 miliar yen. Pada Februari, ekspor meningkat 9,8 persen menjadi 5,8 triliun yen yang dipicu oleh pengapalan ke luar negeri untuk produk otomotif dan plastik.
Sementara itu, impor juga meningkat 9 persen menjadi 6,6 triliun yen dipicu oleh pembelian gas alam cair dan peralatan elektronik. Impor energi juga naik setelah pembangkit tenaga nuklir di Fukushima ditutup pada 2011, yang menyalurkan sepertiga kebutuhan energi Jepang.
Penurunan nilai tukar yang sebenarnya merupakan hal yang positif bagi eksportir juga telah meningkatkan biaya untuk mengimpor minyak dalam rangka memenuhi kebutuhan energi nasional. (AFP/Bloomberg)
Berita Terkait
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang
-
Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor