Suara.com - Thai Lion Air, maskapai penerbangan yang berafiliasi dengan Lion Group di Thailand membuka jalur penerbangan langsung dari Hat Yai, Thailand Selatan ke Medan, Sumatera Utara, mulai April 2014 bulan depan.
Kabar tersebut disampaikan secara tertulis oleh Konsulat Jenderal RI di Songkhla Thailand, Sabtu (22/3/2014).
Manager Pemasaran Thai Lion Air, Numpon Rungsawang, mengatakan pembukaan jalur penerbangan Thailand Selatan ke Sumatera dan beberapa tujuan internasional lain, merupakan salah satu terobosan bagi maskapai "low cost carrier".
"Selain itu, harga tiket yang cukup bersaing serta daerah tujuan yang beragam juga menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian besar penumpang kelas menengah dan bawah," tuturnya.
Numpon mengemukakan pemilihan Hat Yai sebagai pusat operasi Thai Lion Air untuk wilayah Thailand Selatan karena wilayah itu dikenal sebagai kota bisnis dan pariwisata serta memiliki daya beli konsumen yang lebih tinggi.
Konsul RI di Songkhla, Heru , mengatakan penerbangan tersebut dapat memenuhi permintaan berbagai kalangan di Thailand Selatan, seperti pengusaha dan pemerintah daerah, pelajar dan ulama-ulama yang ingin berkunjung ke Indonesia.
Pembukaan jalur penerbangan Hat Yai - Medan pada awal April 2014 itu, merupakan hasil pembahasan Komisi Bersama Indonesia Thailand ke-7 di Bali, pada 2010 terkait upaya membuka angkutan udara langsung dari Thailand Selatan (Hat Yai) ke Indonesia (Sumatera).
Langkah itu sekaligus mendukung dan mendorong peningkatan Kerjasama Ekonomi Segitiga Indonesia Malaysia Thailand (IMT-GT) serta ASEAN Economic Community (AEC) pada 2015. (Antara)
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar