Suara.com - Kedua kandidat capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo malam ini, Jumat (20/6/2014), di Jakarta Theater Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, bakal menjadi kesempatan para pengusaha untuk menggali visi dan misi soal dunia usaha.
Anggota Steering Committee atau Pantia Pengarah dialog Kadin dengan Capres-Cawapres Natsir Mansyur kepada Suara.com mengungkapkan, kedua kandidat akan ditanyai pertanyaan yang sangat spesifik.
“Macam-macam. Masalah infrastruktur, konektifitas, pangan sampai energy,” jelas Natsir yang memberikan penjelasan melalui telepon
Dia juga mengungkapkan kalau dialog versi Kadin ini berbeda dengan versi debat yang difasilitasi Komisi Pemilihan Umum.
“Tidak akan debat antar calon seperti di KPU. Mirip diskusilah ditanyai satu-satu,” jelasnya.
Dialog akan disiarkan di televisi bersiaran nasional dan rencananya dimulai pada pukul 18.30 WIB sampai 22.00 WIB yang dibagi dalam dua tahap.
Pukul 18.30-20.00 dialog untuk pasangan Prabowo-Hatta dan pukul 20.30-22.00 untuk Jokowi dan JK.
Natsir menyampaikan kalau ratusan pengusaha juga bakal hadir di acara dialog tersebut.
Berita Terkait
-
Jokowi Mau Dahulukan Pemerataan Ketimbang Pertumbuhan Ekonomi
-
Bicara Penculikan Aktivis 98, Eks Menpen Desak SBY Tindak Wiranto
-
Jokowi Akan Bentuk Kementerian Baru
-
Presiden SBY Diminta Ikut Hentikan "Black Campaign" Jelang Pilpres
-
Klarifikasi Soal Pemecatan, Yunus Pamer Keppres Pemberhentian Prabowo
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Kasus Wanita Linglung Dilepas Polisi, Propam Turun Tangan Periksa Anggota Polsek Pasar Minggu
-
Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?
-
Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran
-
Baru Bertemu Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Perang AS Pete Hegseth Dihantam Isu Diskriminasi
-
Blokade Selat Hormuz Oleh Amerika Serikat Picu Protes China, Dinilai Memperburuk Krisis Timur Tengah
-
Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya
-
BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan