Suara.com - Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mengamandemen aturan yang melarang penumpang mengaktifkan telepon genggam dan tablet di dalam pesawat.
Dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (11/7/2014), CAAS mengizinkan warga Singapura menggunakan peralatan elektronik saat pesawat lepas landas dan juga mendarat.
Penumpang pesawat dibolehkan untuk menghidupkan telepon selular dan juga tablet dengan status flight mode.
Apabila ada yang ingin menggunakan peralatan elektronik itu tanpa status flight mode, maka harus menunggu hingga pesawat berada di ketinggian 10 ribu kaki.
Selain itu, penumpang juga diperbolehkan untuk bermain video games dan juga kamera saat pesawat lepas landas dan mendarat. Biasanya, video games dan kamera baru diperbolehkan ketika pesawat sudah berada di ketinggian 10 ribu kaki.
Meski demikian, otoritas penerbangan sipil Singapura masih melarang penumpang menggunakan ponsel untuk melakukan komunikasi suara. Karena, komunikasi suara dengan ponsel memerlukan sinyal yang kuat dan bisa mengganggu sistem pesawat terbang.
CAAS juga memberikan syarat, aturan itu hanya berlaku untuk pesawat yang sudah memenuhi sertifikasi dan melakukan penilaian risiko keselamatan. Ini diperlukan agar peralatan elektronik tersebut tidak menganggu performa navigasi pesawat atau sistem komunikasi. (Channelnewsasia)
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya
-
Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi
-
Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini
-
Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?
-
Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris