Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengakui, ada sejumlah pengusaha keturunan Cina yang memilih untuk pergi ke Singapura sebelum KPU mengumumkan hasil pemilu Presiden 2014, Selasa (22/7/2014).
Menurut Sofjan, mereka sudah meninggalkan Indonesia sejak minggu lalu. Namun, Sofjan sudah memberikan pengertian kepada para pengusaha tersebut bahwa TNI dan Polri sudah memberikan jaminan keamanan saat pengumuman hasil pemilu presiden dilakukan oleh KPU.
“Jadi memang benar ada pengusaha yang memilih pergi ke Singapura. Awalnya, mereka bilang takut akan terjadi kerusuhan tetapi setelah satu minggu di sana, mereka mulai percaya bahwa situasi keamanan di Jakarta tidak berubah. Saya sudah bilang kepada mereka untuk tidak perlu takut karena situasi saat ini berbeda sekali dengan 97/98 ketika terjadi kerusuhan massal,” jelas Sofjan ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Senin (21/7/2014).
Menurut dia, kekhawatiran yang dialami pengusaha Cina menjelang pengumuman hasil pemilu presiden akibat psywar yang mereka dengar dan baca. Namun, Sofjan mengklaim, para pengusaha Cina yang pergi ke Singapura itu sudah mulai bisa diberi pengertian tentang kondisi keamanan di ibu kota yang tetap kondusif.
Sofjan menambahkan, pengusaha yang tergabung dalam Apindo juga sudah memastikan akan tetap beraktivitas seperti biasa, pada hari ini dan besok. Tidak ada rencana meliburkan karyawan hanya karena besok KPU akan mengumumkan hasil pemilu presiden 2014.
“Kita akan tetap kerja seperti biasa, toko-toko juga tetap buka. Glodok dan Roxy akan tetap beroperasi seperti biasa. Tidak ada alasan untuk menutup aktivitas perekonomian,” ujar Sofjan.
Berita Terkait
-
Terungkap! Artis Cantik Ini Pernah Mau Dijodohkan dengan Prabowo, Kok Gagal Nikah?
-
Akhirnya Jadi Kenyataan! 10 Tahun Lalu Komeng Pernah Berkelakar Ingin Jadi Calon Anggota Dewan
-
Mantan Istri Prabowo Pamer Usai Nyoblos, Titiek Soeharto Beri Salam 2 Jari
-
Singgung Soal Moral, 15 Eks Pimpinan KPK Ingatkan Jokowi soal 'Konflik Kepentingan'
-
Pengusaha Cina, Ini Sosok Pemilik PT ITSS Morowali yang Meledak hingga Tuai Belasan Korban Jiwa
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan