Suara.com - Pada Selasa dan Rabu (16-17/12/2014) lalu, Bank Sentral Amerika alias The Fed menggelar rapat rutin. Seperti biasa, setelah rapat tersebut berakhir, Gubernur Bank Sentral Janet Yellen akan memberikan keterangan resmi tentang hasil dari rapat tersebut. Menguatnya dolar Amerika dalam beberapa minggu terakhir telah membuat mata uang sebagian besar negara di dunia melemah, termasuk Indonesia.
Apabila Bank Sentral menaikkan suku bunga, bukan tidak mungkin dolar Amerika akan tersedot dari pasar finansial dan kembali ke Negara Paman Sam itu. Ini akan membuat mata uang negara-negara di dunia bisa semakin anjlok. Dalam keterangan persnya, Rabu (17/12/2014) waktu setempat atau Kamis (18/12/2014), Yellen mengungkapkan bahwa The Fed belum akan menaikka suku bunga.
“Kami masih akan mempertahankan suku bunga rendah. Sabar adalah kata kuncinya,” kata Yellen.
Komentarnya itu langsung ‘mengguncang’ ekonomi dunia. Tidak lama setelah Yellen melontarkan pernyataan itu, indeks saham di Amerika langsung naik 292 poin yang merupakan lonjakan terbesar di sepanjang tahun ini. Bukan itu saja, mata uang sejumlah negara di dunia juga menguat, termasuk rupiah yang kembali ke posisi Rp12.500 per dolar Amerika.
Itulah Janet Yellen, perempuan yang mungkin punya ‘kekuasaan’ lebih besar dibandingkan Presiden Amerika Serikat Barack Obama atau Presiden Rusia, Vladimir Putin. Obama atau Putin mungkin menduduki posisi nomor satu di negara masing-masing, tetapi di tangan Yellen-lah perekonomian dunia ditentukan.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama membuat langkah yang ‘tidak normal’ ketika mengajukan nama Janet Yellen sebagai calon Gubernur Bank Sentral alias The Fed. Di sepanjang sejarah, belum ada perempuan yang memimpin Bank Sentral Amerika yang mempunyai aset 4,5 triliun dolar Amerika.
Pada 1 Februari 2014, Yellen resmi diangkat menjadi orang nomor satu di The Fed menggantikan Ben Bernanke. Obama mengatakan, Yellen adalah orang yang mempunyai penilaian bagus dan tahu bagaimana membangun consensus. Obama juga optimistis Yellen bisa memjalankan tugasnya dengan baik.
“Dia adalah pemimpin yang sudah teruji dan juga keras, bukan karena dia berasal dari Brooklyn (salah satu kawasan dengan angka kekerasan tertinggi di Amerika-red),” tegas Obama.
Setelah diangkat, Yellen berjanji akan menstabilkan sistem finansial Amerika yang masih belum pilih dari krisis global pada 2008. Yellen berhasil mendobrak ‘hambatan’ gender yang di Bank Sentral Amerika. Dia langsung menginstruksikan kepada seluruh anak buahnya untuk menulis jabatan barunya sebagai Chair dan bukan Chairwoman.
Ini bukan kali pertama Janet menembus barikade gender dalam perjalanan hidupnya. Di Universitas Yale, Yellen adalah satu-satunya perempuan di kelas PhD. Di tahun-tahun awal sebagai mahasiswa dan juga ekonom, Yellen juga harus berhadapan dengan rasa skeptic atas kemampuannya dan juga di bawah baying-bayang suaminya.
Yellen memang jauh dari feminism. Dia adalah perempuan yang tidak masalah untuk menggunakan busana yang sama untuk hadir di beberapa acara resmi. Dia mempunyai filosofi, biar pekerjaannya yang berbicara sendiri.
“Apa yang paling saya suka dari ekonomi adalah ekonomi memberikan cara berpikir yang analitis tentang isu yang berdampak terhadap kehidupan orang banyak. Ekonomi adalah subyek yang berhubungan dengan aspek inti dari kehidupan manusia dan ada metodologi berpikir tentang hal ini,” katanya.
Amerika belum pulih total dari dampak krisis finansial pada 2008 lalu. Karena itu, Yellen bertekad untuk mengakhiri periode gelap ekonomi Amerika yang dimulai jauh sebelum terjadinya krisis finansial. Komentar Yellen pada Rabu lalu yang mengatakan Bank Sentral masih akan bersabar dan belum akan menaikkan suku bunga adalah salah satu jalan yang ditempuh untuk menari jalan keluar dari periode gelap tersebut. (BussinessInsider/Forbes)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
IPC TPK Catat Pertumbuhan Arus Petikemas 8,7% pada Awal 2026
-
Pacu Daya Saing Investasi, Perusahaan RI Butuh Panduan untuk Eksekusi Strategi ESG
-
Harga Emas Antam Naik-Turun, Hari Ini Terpeleset Jadi Rp 3,04 Juta/Gram
-
Meningkat Rp17 Triliun, Aset Konsolidasi BPKH Tahun 2026 Tembus Rp238,9 Triliun
-
Survei OJK: Perbankan Tetap Solid di Awal 2026, Meski Inflasi dan Rupiah Jadi Tantangan
-
Donald Trump Rilis 172 Juta Barel Cadangan Minyak AS
-
Daftar Capaian Danantara Selama Setahun Berdiri
-
Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS ke Level Rp16.893
-
IHSG Dibuka Berbalik Menguat ke 7.398, Tapi Ancaman Koreksi Masih Mengintai
-
Donald Trump Klaim AS Menang Lawan Iran: Perang Ini Telah Usai