Suara.com - Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (29/4/2015) dibuka melanjutkan penurunan sebesar 12,59 poin di tengah minimnya sentimen positif di dalam negeri.
IHSG BEI dibuka turun 12,59 poin atau 0,24 persen menjadi 5.229,56, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 3,20 poin (0,35 persen) ke level 905,45.
"IHSG kembali bergerak melemah merefleksikan kekecewaan investor atas laporan kinerja emiten kuartal I 2015 beberapa emiten yang telah dirilis tercatat di bawah harapan," kata Analis Samuel Sekuritas Akhmad Nurcahyadi di Jakarta.
Selain itu, lanjut dia, adanya anggapan atas laporan produk domestik bruto pada kuartal I 2015 yang akan membukukan angka di bawah 5 persen atau lebih rendah dibandingkan kuartal IV 2014 menambah sentimen negatif di pasar saham.
Kendati demikian, menurut dia, koreksi IHSG BEI pada beberapa hari terakhir ini memberikan ruang potensi kenaikan pada beberapa saham berkapitalisasi besar, hal itu dikarenakan beberapa saham itu kini telah bergerak di bawah level seharusnya.
"Kondisi itu, kami lihat akan memberikan ruang rebound jangka pendek," katanya.
Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan bahwa perhatian pelaku pasar juga tertuju pada rapat moneter Federal Reserve, yang telah dimulai pada Selasa (28/4/2015), diharapkan rapat itu dapat memberikan petunjuk kapan bank sentral AS ini mulai menaikkan suku bunga.
"Sentimen pasar saham masih bervariasi, diperkirakan IHSG bergerak berfluktuasi, namun masih ada peluang menguat pada perdagangan hari ini," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 147,15 poin (0,52 persen) ke 28.295,60, indeks Bursa Nikkei naik 75,63 poin (0,38 persen) ke 20.058,95, dan Straits Times melemah 9,56 poin (0,27 persen) ke posisi 3.486,01. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan