Suara.com - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengumumka penunjukan Profesor Maurice Obstfeld sebagai Penasihat Ekonomi dan Direktur Departemen Penelitian IMF.
Obstfeld menggantikan Olivier Blanchard, yang pensiun dan telah diumumkan sebelumnya. Dia diperkirakan akan mulai berkarya di Dana pada 8 September 2015.
"Saya senang Maurice telah bergabung dengan kami di Dana. Kemampuan akademisnya yang luar biasa dan pengalaman internasional yang luas membuatnya sangat baik ditempatkan untuk memberikan kepemimpinan intelektual kepada IMF pada saat penting ini," kata Lagarde dalam keterangan pers.
"Dia dikenal di seluruh dunia untuk karyanya tentang ekonomi internasional dan dianggap salah seorang pakar makroekonomi yang paling berpengaruh di dunia," tambahnya.
Seorang profesor ekonomi dan mantan ketua Departemen Ekonomi di University of California, Berkeley, Obstfeld telah menasehati banyak pemerintah dan menjadi konsultan pada bank-bank sentral di seluruh dunia.
Saat ini dia adalah anggota Dewan Penasihat Ekonomi Presiden AS Barack Obama, dan cuti dari Berkeley.
Obstfeld adalah penulis bersama dua buku teks seminal tentang ekonomi internasional - Yayasan Makroekonomi Internasional dengan mantan Penasihat Ekonomi IMF Kenneth Rogoff daan Ekonomi Internasional dengan Paul Krugman dan Marc Melitz, serta lebih dari 100 artikel penelitian tentang nilai tukar, krisis keuangan internasional, pasar modal global dan kebijakan moneter.
Dia menerima gelar Ph.D. Ekonomi dari MIT pada 1979 setelah mendapatkan gelar BA dari University of Pennsylvania dan MA dari Universitas Cambridge. Dia bergabung dengan Berkeley pada 1989 sebagai seorang profesor. Dia juga seorang profesor tamu di Harvard 1989-1991.
Ia juga seorang peneliti di IMF pada empat kesempatan terpisah, terakhir pada 2012.
Tag
Berita Terkait
-
Tolak Usul IMF, Purbaya Ogah Naikkan Pajak Karyawan
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
IMF Ramal Ekonomi RI Hanya 5,1 Persen, BI Siapkan Strategi Ini
-
IMF Puji Perekonomian Indonesia, Rupiah Ditutup Menguat Senin Sore
-
Tensi Dagang Masih Panas, IMF Minta Negara Hati-hati Kelola Uang
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
-
Rokok Ilegal Akan Makin Bebas Berkeliaran Gegara Aturan Ini
-
Proyek Geothermal Kamojang Digenjot, Rampung 2 Bulan Lebih Cepat
-
Emas Antam Diproyeksi Turun, Cek Ramalan Harganya untuk Pekan Depan
-
Nasabah Diminta Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri, Salah Satunya Promo Belanja
-
BCA Ubah Jam Operasional Kantor Cabang Selama Nyepi dan Libur Lebaran, Catat Jadwalnya
-
Saham Energi Bersih Dinilai Menjanjikan di Era Transisi Energi
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut
-
Emiten SMRA Sulap 850 Hektare di Gading Serpong Jadi Kawasan Hunian Terpadu