Suara.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dipimpin Haedar Nashir bersama PP Aisyiyah di bawah pimpinan Yunahar Ilyas, Selasa (22/9/2015), menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, untuk bersilaturahim sekaligus memperkenalkan pengurus baru hasil muktamar di Makassar, Sulsel, bulan Agustus lalu.
Dalam kesempatan itu, PP Muhammadiyah menyampaikan komitmen pada negara Pancasila sebagai negara hasil kesepakatan bersama. Muhammadiyah dengan semangat Islam berkemajuan dan Indonesia berkemajuan ingin agar negara Pancasila NKRI ini tidak statis.
“Harus ada ikhtiar-ikhtiar yang sifatnya memajukan, mengisi, dan membawa Indonesia ini menjadi negara yang unggul, maju, adil, makmur, bermartabat dan berdaulat sejajar dengan bangsa lain,” kata Haedar, dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet.
Terkait dengan kondisi ekonomi, Haedar menyampaikan hasil kajian tim ekonomi Muhammadiyah bahwa Indonesia dengan pelambatan ekonomi sekarang ini memang belum termasuk dalam kategori krisis.
Tetapi, lanjut Haedar, bisa berpotensi krisis jika tidak ada kebijakan-kebijakan yang strategis yang komprehensif dan langkah-langkah yang berani untuk mencari solusi.
“Kami juga menghargai Presiden sudah mengambil langkah paket pertama yang diluncurkan beberapa waktu lalu,” ujar Haedar.
Terkait masukan Muhammadiyah, menurut Haedar, Presiden Jokowi berpesan bahwa ada dua hal yang perlu menjadi kerangka berpikir bersama. Pertama soal persepsi yang harus tetap konstruktif, yang kedua optimisme bisa keluar dari situasi pelambatan ekonomi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi
-
Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond