Suara.com - Harga minyak turun pada Kamis pagi (24/9/2015), karena data menunjukkan kenaikan dalam produksi AS dalam persediaan minyak mentah di konsumen minyak utama dunia itu.
Sentimen investor juga tertekan oleh data suram manufaktur Cina yang memicu kekhawatiran baru atas permintaan minyak.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 1,88 dolar AS menjadi berakhir di 44,48 dolar AS per barel dibandingkan dengan penutupan Selasa di New York Mercantile Exchange.
Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November, turun 1,33 dolar AS menjadi menetap pada 47,75 dolar AS per barel di perdagangan London.
Departemen Energi AS (DoE) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah komersial Amerika merosot 1,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 18 September 2015.
Persediaan di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk kontrak AS, kehilangan 0,5 juta barel menjadi 54 juta barel.
Namun, DoE juga mengungkapkan bahwa produksi minyak Amerika naik 19.000 barel per hari (bph) menjadi 9,136 juta barel per hari, menghentikan penurunan produksi selama enam minggu berturut-turut.
Harga minyak AS awalnya naik setelah rilis laporan itu, tetapi kemudian jatuh.
Harga minyak juga anjlok setelah ukuran penting dari manufaktur di Cina jatuh ke tingkat terendah dalam lebih dari enam tahun, sinyal melemahnya permintaan di negara ekonomi terbesar kedua dunia itu. (AFP/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Pokok untuk Korban Banjir di Tanah Laut
-
International Crypto Exchange (ICEx) Resmi Diluncurkan, Apa Saja Kewenangannya
-
PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
-
Di Balik Layanan PNM, Ada Kisah Insan yang Tumbuh Bersama Nasabah
-
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
-
Gelontorkan Rp 335 Triliun, Pemerintah Jamin Program MBG Tak Terkendala Anggaran
-
RI Gandeng China Kembangkan Energi Terbarukan dan Pembangkit Listrik dari Gas
-
Bahlil: Ada Oknum Tekan Lewat Medsos Agar Pemerintah Beri Kuota Impor ke SPBU Swasta
-
Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh
-
Stok BBM Wilayah Timur RI Terjamin Usai RDMP Balikpapan Terintegrasi TBBM Tanjung Batu