Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melanjutkan koreksi sebesar 88,93 poin, Senin (28/9/2015) sore. Ini seiring dengan pelaku pasar saham asing yang kembali melakukan aksi lepas saham.
Pelemahan ini ditutup sebesar 88,93 poin atau 2,11 persen menjadi 4.120,50. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 19,06 poin (2,72 persen) menjadi 680,30.
Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan pelaku pasar asing yang masih melakukan aksi lepas saham kembali membebani laju IHSG BEI. Aksi investor itu menyusul minimnya sentimen positif di pasar baik dari dalam negeri maupun global.
"Tidak adanya sentimen baru membuat pelaku pasar asing kembali mencatatkan 'net sell'. Dengan kondisi seperti ini, IHSG masih berpeluang kembali tertekan," katanya.
Dalam data BEI tercatat, pelaku pasar asing hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp266,879 miliar. Sementara pada akhir pekan lalu pelaku pasar saham asing mencatatkan "net sell" sebesar Rp520,761 miliar.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa meski arus keluar dana asing di pasar saham masih mencatatkan "net sell". Namun terkigat sudah mulai berkurang.
Diharapkan kondisi itu menjadi sentimen positif ke depannya sehingga IHSG mengalami penguatan meski dalam jangka pendek.
"Secara teknikal, target level batas atas IHSG terdekat di level 4.269 poin, sementara level batas bawah di 4.111 poin, diharapkan tidak menuju level batas bawah," katanya.
Tercatat frekuensi saham di BEI mencapai 218.990 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 2,95 miliar lembar saham senilai Rp2,82 triliun. Sebanyak 75 saham bergerak naik, 224 saham bergerak turun, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan sebanyak 67 saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei naik 308,68 poin (1,76 persen) menjadi 17.880,51, dan indeks Straits Times melemah 8,83 poin (0,31 persen) ke posisi 2.836,91. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026
-
Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan
-
Transaksi Kripto Naik di Mei 2026
-
Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG
-
Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak
-
PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput
-
Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera