Suara.com - Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Jumat (2/10/2015) pagi. Ini menyusul sesi berfluktuasi karena para pedagang menunggu laporan ketenagakerjaan AS untuk September pekan ini.
Di pasaran AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November merosot 35 sen. Sehingga harganya menjadi 44,74 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara di pasaran Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman November turun 68 sen. Sehingga menjadi di 47,69 dolar AS per barel di perdagangan London.
"Sepertinya kami hanya berfluktuasi dalam perdagangan tanpa arah," kata Gene McGillian, broker dan analis di Tradition Energy.
Pasar tampaknya mengambil momentum pada awal sesi dari data minyak bumi AS yang dirilis Rabu, yang menunjukkan bahwa produksi minyak AS lebih rendah.
Tetapi McGillian mengatakan penurunan dari sekitar 9,6 juta barel per hari menjadi 9,0 juta barel per hari, tidak cukup besar untuk mengatasi kelebihan pasokan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa
-
Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller
-
Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon
-
Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun
-
Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita
-
Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba
-
Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar
-
Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi
-
Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000