Suara.com - Astra Multi Finance dan Astra Aviva Life bekerjasama meluncurkan produk asuransi mikro perlindungan jiwa bagi masyarakat untuk mendukung program Otoritas Jasa Keuangan dalam menumbuhkan jumlah nasabah asuransi mikro di Indonesia sebesar lima persen pada 2015.
"Untuk mendukung upaya OJK dalam menumbuhkan nasabah asuransi mikro sebanyak lima persen pada tahun 2015, kami bekerjasama dengan AMF meluncurkan dua produk perlindungan jiwa yaitu Sinatra Perisaiku dan Proteksiku," kata Presiden Direktur Astra Life Philip C. Willcock.
Sinatra Perisaiku yang diperuntukkan bagi perlindungan jiwa akibat kecelakaan dan Sinatra Proteksiku untuk perlindungan jiwa maupun santunan biaya rumah sakit karena kecelakaan, kata Philip, diharapkan membantu menciptakan pertumbuhan nasabah asuransi mikro yang ditargetkan OJK.
OJK sendiri menargetkan jumlah nasabah meningkat lima persen pada tahun ini, dari tahun 2014 yang baru berjumlah 6,16 juta orang. Sementara itu, penetrasi asuransi jiwa di Indonesia sendiri belum beranjak dari angka dua persen.
Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Astra Life Auddie A. Wiranata mengatakan auransi ini juga untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia yang berdasarkan survei terakhir pada tahun 2013 baru 21,8 persen dengan tingkat inklusi 59,7 persen.
Padahal, katanya, menurut data Bappenas pada tahun 2011 saja jumlah Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia mencapai 94.000 unit yang menempatkan Indonesia sebagai negara yang memiliki LKM terbesar di dunia. "Karenanya kami hadirkan dua produk mikro tersebut, karena kami percaya asuransi jiwa seharusnya dapat terjangkau oleh setiap kalangan dan seluruh lapisan masyarakat," katanya.
Dari informasi yang dihimpun, kedua produk asuransi ini diperuntukkan bagi masyarakat dengan harga terjangkau yaitu Rp50.000 per tahun dengan manfaat sebesar Rp24 juta bagi peserta yang meninggal dunia atau cacat total akibat kecelakaan untuk nasabah sinatra perisaiku dengan kepesertaan satu tahun.
Sementara bagi Sinatra Proteksiku, nasabah bisa ikut serta dalam jangka waktu satu tahun dan biaya 50.000 setiap tahun yang akan memberikan manfaat santunan langsung sebesar Rp6 juta secara langsung dan santunan rawat inap sebesar Rp100 ribu per hari dengan jumlah maksimal 30 hari setiap tahun. Serta ada juga pembayaran santunan tunai darurat rawat jalan di rumah sakit akibat kecelakaan sebesar Rp100 ribu sebanyak satu kali tahun kepesertaan.
Presiden Direktur Astra Multi Finance (AMF) Darwan Tirtayasa mengatakan produk asuransi tersebut bisa memberikan nilai tambah bagi nasabahnya. "Manfaat dari kedua produkini bisa menjawab kebutuhan akan perlindungan dari risiko yang dihadapi nasabah kami sehari-hari yang kebanyakan merupakan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah," katanya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BI: Ekonomi Syariah Jadi Pilar Strategis Hadapi Ketidakpastian Global
-
Prabowo Kumpul Bareng Lima Konglomerat, Janji Perkuat Segala Lini Investasi
-
Menanti Hasil Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Bergerak Tipis
-
Gibran Janji Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Nasional
-
Harga Emas 16 Februari 2026 di Pegadaian, Jelang Ramadan Makin Stabil
-
OCBC NISP Belum Mau Spin Off Unit Usaha Syariah, Ini Alasannya
-
Menhub Beberkan Gunanya Sistem Kerja Fleksibel saat Mudik Lebaran
-
Harga Emas Antam Turun di Libur Panjang, 1 Gram Dipatok Rp 2,94 Juta
-
Rokok Ilegal Bakal Merajalela Jika Aturan Ini Diberlakukan
-
Kementerian ESDM Beri Izin Perusahaan Israel Garap Proyek Geothermal di Halmahera?