Suara.com - Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan izin penerbangan maskapai Kalstar Aviation rute Kabupaten Tabalong-Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sehingga bandar udara di 'Bumi Saraba Kawa' ini segera dapat dioperasikan.
Kepala UPT Bandar Udara Warukin, Ady Fajar, di Tanjung, Jumat, mengatakan, saat ini tinggal menunggu kesiapan pihak maskapai penerbangan untuk mengoperasikan bandar udara satu-satunya di Banua Lima ini.
"Izin rute penerbangan untuk Kalstar Aviation dari Kementerian Perhubungan sudah keluar dengan tujuan Tanjung-Banjarmasin, selanjutnya tinggal menunggu kesiapan maskapai untuk bisa mengaktifkan bandara Warukin," jelas Ady.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Tabalong menargetkan September 2015 bandar udara Warukin dapat dioperasikan dengan rute penerbangan Tanjung-Banjarmasin dan Tanjung-Balikpapan namun terkendala izin rute dari Kementerian Perhubungan.
Sedangkan fasilitas bandara seperti X-Ray Bagasi dan alat pendeteksi orang dan barang Walk Through Metal Detector (WTMD) sudah disiapkan termasuk kegiatan penambalan landasan pacu.
Menurut Ady, Bandara Warikin dengan landasan pacu sepanjang 1.400 meter sudah siap digunakan untuk operasional pesawat ATR 42 hingga ATR 72.
Dengan adanya rute penerbangan baru dari Kalstar Aviation ini nanti akan menjadi titik awal Bandara Warukin sebagai bandara umum.
"Kegiatan penambalan landasan pacu sudah dilakukan oleh PT Adaro Indonesia termasuk perbaikan pagar dan jalan samping ke Desa Rintis oleh PT Pertamina," katanya.
Bandara Warukin sendiri sebelumnya berstatus sebagai bandara khusus dikelola oleh PT Adaro Indonesia selaku operator, namun sejak Desember 2014 bersamaan Hari Jadi ke-49 Kabupaten Tabalong, berubah menjadi bandara umum yang dikelola pemerintah kabupaten. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Bahlil Jelaskan soal Stok BBM Nasional Cuma 25 Hari: Mau Simpan di Mana?
-
Kantornya Digeledah, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hormati Proses Hukum
-
Kantor Purbaya Tanggapi Penilaian Fitch usai Turunkan Rating Indonesia ke Negatif
-
Bursa Kripto CFX Optimistis Pasar Aset Kripto Tumbuh Positif pada 2026
-
Bahlil Sebut RI Memang Butuh Impor Etanol dari AS
-
IHSG Jeblok 4,57%, Apa yang Bikin Pasar Panik?
-
Purbaya Klaim Anggaran Negara Masih Aman di Tengah Perang AS-Israel-Iran
-
Dirut Bursa Kripto CFX: Volume Kripto Offshore 2,5 Kali Lebih Besar dari Dalam Negeri
-
CFX Perkecil Biaya Transaksi Demi Dongkrak Daya Saing Pasar Kripto RI
-
Rupiah Tertekan Konflik Timur Tengah, Melemah Lawan Dolar AS