Telah disebutkan bahwa deposito merupakan investasi yang relatif aman, namun hal itu juga berdampak pada hasil investasi yang tidak terlalu tinggi dibandingkan investasi lainnya. Jika maksimum keuntungan deposito sebesar 7,5% pada tiap bulannya, untuk investasi lain (yang resikonya juga besar) mungkin bisa menghasilkan keuntungan jauh lebih besar dari 7,5%.
2. Tidak Sebanding dengan Inflasi
Nilai uang dari hari ke hari terus berkurang. Kita pasti pernah mengalami masa-masa harga bahan baku naik, kemudian dengan uang yang bernilai sama, nilainya hari ini lebih sedikit dapat membeli barang-barang dibanding dengan nilainya di masa lalu. Hal ini dinamakan dengan inflasi. Karena nilai uang yang berkurang inilah, maka bunga dari deposito pun sebenarnya sebagian digunakan untuk menutup nilai uang yang berkurang tersebut.
3. Pemilik Tidak Langsung Terlibat
Karena menitipkan dananya pada bank, pemilik tidak dapat mengelola dananya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Pengelolaan dana seluruhnya diatur oleh bank dan keuntungan berlebih yang didapatkan bank pun menjadi keuntungan bank. Bagi Anda yang ingin lebih terlibat dalam investasi, kami menyarankan Anda untuk berinvestasi di produk sajam atau reksadana.
Lebih Banyak Manfaatnya
Begitulah penjelasan mengenai deposito bank. Deposito sangat cocok untuk orang-orang yang tidak menyukai risiko besar namun ingin menginvestasikan uangnya. Dengan mendepositokan uang pun, pemilik deposito juga bisa lebih menahan diri untuk tidak boros dalam membeli barang yang diinginkan.
Untuk memilih bank yang tepat, pertimbangkan untuk melihat suku bunga, bandingkan bunga di bank satu dan bank lainnya, mana yang menawarkan bunga lebih tinggi. Namun jangan pula jatuh dalam iming-iming bunga yang tinggi saja, perhatikan pula reputasi bank. Waktu deposito juga perlu dipertimbangkan, karena dengan waktu yang lebih lama keuntungan deposito semakin besar. Jadi, setelah melihat untung-ruginya, sudah mulai berpikir untuk berinvestasi dengan deposito?
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Anda Alumni Kampus Terkemuka Indonesia? Wajib Gunakan Kartu Kredit Ini
Ini Modus dan Cara Menghindari Penipuan Investasi Emas
KTA BNI, Pinjaman Tanpa Jaminan yang Fleksibel dan Ringan
| Published by Cermati.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur
-
Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur
-
Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit